Senin, September 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Mikroplastik Ditemukan di Salju Daerah Terpencil di Jepang

redaksi
24 Juli 2023
Kategori : Sampah & Polusi
0
Perlu Konsorsium Riset Sampah Plastik di Indonesia

Ilustrasi mikroplastik. FOTO: NOIR PRIMADONA PURBA

Ohno mengatakan mikroplastik ditemukan bahkan di daerah yang tidak terlalu terpengaruh oleh aktivitas manusia. Lebih banyak penelitian harus dilakukan karena mikroplastik di salju menimbulkan ancaman bagi ekosistem seperti halnya di lautan.

Menurut Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) lebih dari 430 juta ton plastik diproduksi setiap tahun.

Dua pertiganya adalah produk berumur pendek yang segera menjadi limbah, mengisi lautan dan, seringkali, masuk ke dalam rantai makanan manusia.

Salah satu warisan krisis polusi plastik yang paling merusak dan berumur panjang adalah mikroplastik, ancaman yang semakin besar bagi kesehatan manusia dan planet.

Partikel plastik kecil ini terdapat dalam barang sehari-hari, termasuk rokok, pakaian, dan kosmetik.

Riset UNEP menunjukkan bahwa penggunaan beberapa produk ini secara terus-menerus meningkatkan akumulasi mikroplastik di lingkungan.

Mikroplastik, yang berdiameter hingga lima milimeter, masuk ke laut dari sampah plastik laut yang terurai, limpasan dari pipa ledeng, kebocoran dari fasilitas produksi, dan sumber lainnya.

Ketika dicerna oleh kehidupan laut seperti burung, ikan, mamalia, dan tanaman, mikroplastik memiliki efek toksik dan mekanis, yang menyebabkan masalah termasuk berkurangnya asupan makanan, mati lemas, perubahan perilaku, dan perubahan genetik.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Bahaya MikroplastikJepangMikroplastikMikroplastik di SaljuPolusi PlastikUNEP
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Intensitas Doksuri Meningkat Menjadi Topan Parah

Next Post

Banyak Sampah Plastik, KKN UGM-UNG Menggelar Bersih Pantai Teluk Tomini

Postingan Terkait

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

8 Agustus 2026
UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

29 Juni 2026

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Next Post
Banyak Sampah Plastik, KKN UGM-UNG Menggelar Bersih Pantai Teluk Tomini

Banyak Sampah Plastik, KKN UGM-UNG Menggelar Bersih Pantai Teluk Tomini

Komentar tentang post

TERBARU

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

Topan Dujuan Berada di Dekat Osaka dan Tokyo

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

Proses Kasus Bom Ikan di Kepulauan Kapoposang Berlanjut ke Kejaksaan

AmsiNews

REKOMENDASI

Guru Besar UNG: Jadikan Statistika Sebagai Jantung Peradaban Berbasis Data

Pemerintah Akan Terus Replikasi Model Rehabilitasi Mangrove

KPU Gorontalo Utara Memeriksa Kembali Berkas Bakal Paslon

Timnas U-22 Mencatat Sejarah Meraih Emas SEA Games 2023

Kapal Ikan 10 GT Diizinkan di Laut Sawu

Provinsi Gorontalo yang Mencemaskan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.