Jumat, Mei 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Mikroplastik Ditemukan di Salju Daerah Terpencil di Jepang

redaksi
24 Juli 2023
Kategori : Sampah & Polusi
0
Perlu Konsorsium Riset Sampah Plastik di Indonesia

Ilustrasi mikroplastik. FOTO: NOIR PRIMADONA PURBA

Ohno mengatakan mikroplastik ditemukan bahkan di daerah yang tidak terlalu terpengaruh oleh aktivitas manusia. Lebih banyak penelitian harus dilakukan karena mikroplastik di salju menimbulkan ancaman bagi ekosistem seperti halnya di lautan.

Menurut Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) lebih dari 430 juta ton plastik diproduksi setiap tahun.

Dua pertiganya adalah produk berumur pendek yang segera menjadi limbah, mengisi lautan dan, seringkali, masuk ke dalam rantai makanan manusia.

Salah satu warisan krisis polusi plastik yang paling merusak dan berumur panjang adalah mikroplastik, ancaman yang semakin besar bagi kesehatan manusia dan planet.

Partikel plastik kecil ini terdapat dalam barang sehari-hari, termasuk rokok, pakaian, dan kosmetik.

Riset UNEP menunjukkan bahwa penggunaan beberapa produk ini secara terus-menerus meningkatkan akumulasi mikroplastik di lingkungan.

Mikroplastik, yang berdiameter hingga lima milimeter, masuk ke laut dari sampah plastik laut yang terurai, limpasan dari pipa ledeng, kebocoran dari fasilitas produksi, dan sumber lainnya.

Ketika dicerna oleh kehidupan laut seperti burung, ikan, mamalia, dan tanaman, mikroplastik memiliki efek toksik dan mekanis, yang menyebabkan masalah termasuk berkurangnya asupan makanan, mati lemas, perubahan perilaku, dan perubahan genetik.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Bahaya MikroplastikJepangMikroplastikMikroplastik di SaljuPolusi PlastikUNEP
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Intensitas Doksuri Meningkat Menjadi Topan Parah

Next Post

Banyak Sampah Plastik, KKN UGM-UNG Menggelar Bersih Pantai Teluk Tomini

Postingan Terkait

Burung Indonesia Promosikan Produk Ramah Lingkungan Berbasis Mangrove di Pohuwato

Burung Indonesia Promosikan Produk Ramah Lingkungan Berbasis Mangrove di Pohuwato

27 April 2026
BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

20 April 2026

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

PBB Menobatkan 20 Kota Terpilih di Dunia Menuju Nol Limbah, Salah Satunya Kuala Lumpur Malaysia

Israel-AS Serang Depot Minyak di Teheran yang Bukan untuk Penggunaan Militer

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

INC Pilih Ketua Baru untuk Memimpin Negosiasi Perjanjian Global Tentang Polusi Plastik

Next Post
Banyak Sampah Plastik, KKN UGM-UNG Menggelar Bersih Pantai Teluk Tomini

Banyak Sampah Plastik, KKN UGM-UNG Menggelar Bersih Pantai Teluk Tomini

Komentar tentang post

TERBARU

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

BNPT dan KKP Cegah Terorisme di Sektor Kelautan dan Perikanan

Rayakan HUT ke-37, Ilmu Kelautan Unsrat Sukses Menggelar Berbagai Kegiatan

Koalisi Cek Fakta Menggelar “Live Fact Checking” Debat Pilpres Pemungkas

Kondisi Terkini Pembangunan Bendungan Bulango Ulu

Wamenpar: 2.000 Desa di Indonesia Kembangkan Kegiatan Wisata Bahari

Tanaman untuk Mengobati Diabetes

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.