Senin, Juni 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ikan Hias Laut, Balai Budidaya Ambon Kembangkan 14 Varian Nemo

redaksi
16 Januari 2020
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Ikan Hias Laut, Balai Budidaya Ambon Kembangkan 14 Varian Nemo

Ikan nemo atau Clownfish (ikan badut). FOTO: DARILAUT.ID

SEBANYAK 14 varian ikan nemo telah dikembangkan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Ikan hias laut tersebut dikenal dengan sebutan Clownfish (ikan badut).

Untuk mendapatkan 14 varian nemo, BPBL Ambon menggunakan teknik kawin silang (cross breeding). Melalui teknik kawin silang dengan induk yang diambil dari alam tersebut telah menghasilkan ragam corak yang indah.

Sejauh ini, hasil teknik kawin silang ikan nemo sangat diminati pasar. Varian 14 jenis masing-masing: biak biasa, halfblack, fullblack, black proton, platinum, picasso, snow flake, frosebite, black ice, lightening maroon, black snowflake, balong padang, pellet orange dan pellet pink.

BPBL Ambon juga telah berhasil mengembangkan produksi ikan hias jenis Banggai Cardinal Fish (BCF) secara massal di laut. Banggai Cardinal fish termasuk ikan hias laut endemik yang sebarannya terbatas di perairan Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah.

KKP memastikan sektor budidaya ikan hias mampu berkontribusi terhadap peningkatan produksi ikan hias secara nasional.

Apalagi spesies ikan hias ini dibudidayakan secara massal dengan mengedepankan prinsip-prinsip akuakultur yang bertanggung jawab. Hal ini tertuang dalam Code of Conduct for Fisheries Responsibility FAO (Food and Agriculture Organization). FAO merupakan Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AmbonCITESIkan HiasIkan NemoKKP
Bagikan21Tweet13KirimKirim
Previous Post

Ada 650 Spesies Ikan Hias di Indonesia

Next Post

Temuan Burung Baru di Pulau Kecil Sulawesi Tengah dan Maluku Utara

Postingan Terkait

Kondisi Gerah di Indonesia Bukan Gelombang Panas

Tahun 2025 Rekor Baru Kandungan Panas Laut di Kawasan Asia

22 Juni 2026
Asia Mengalami Pemanasan Lebih Cepat

Asia Mengalami Pemanasan Lebih Cepat

22 Juni 2026

Panas, Banjir dan Gelombang Panas Meluas di Asia Tahun 2025

WMO Menyoroti  Siklon Senyar dan Curah Hujan di Asia

Topan Mekkhala Menguat di Laut Filipina, Akan Berbelok di Tenggara Taiwan

Kerja Sama UNG dan Pemerintah Parigi Moutong Berfokus pada Program Afirmasi Fakultas Kedokteran

Pengunjung Hiu Paus Botubarani Membludak di Akhir Pekan, Senin Antrian 232 Orang

Badai Tropis Mekkhala Mendekati Kategori Topan di Laut Filipina

Next Post
Temuan Burung Baru di Pulau Kecil Sulawesi Tengah dan Maluku Utara

Temuan Burung Baru di Pulau Kecil Sulawesi Tengah dan Maluku Utara

Komentar tentang post

TERBARU

Tahun 2025 Rekor Baru Kandungan Panas Laut di Kawasan Asia

Asia Mengalami Pemanasan Lebih Cepat

Panas, Banjir dan Gelombang Panas Meluas di Asia Tahun 2025

WMO Menyoroti  Siklon Senyar dan Curah Hujan di Asia

Topan Mekkhala Menguat di Laut Filipina, Akan Berbelok di Tenggara Taiwan

Kerja Sama UNG dan Pemerintah Parigi Moutong Berfokus pada Program Afirmasi Fakultas Kedokteran

AmsiNews

REKOMENDASI

Maluku, Pertama Terapkan Fair Trade Perikanan Tangkap Dunia

Geopolimer untuk Pemecah Gelombang dan Struktur Bawah Laut

Basarnas: Nelayan Lengkapi Diri dengan Pelampung

Madidihang di Bitung dan Ambon, Baby Tuna di Manado

Susi Air di Dua Tsunami

Hiu Paus Panjang Dua Meter Lebih di Botubarani

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.