Selasa, Mei 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Biota Eksotis

Ikan Napoleon Dilindungi Secara Terbatas, Ini Syaratnya

redaksi
11 Maret 2019
Kategori : Biota Eksotis
0
Ikan Napoleon

Ikan napoleon (Cheilinus undulatus) dewasa. FOTO: KKP

NAPOLEON tergolong ikan yang harganya sangat mahal. Di Hongkong, harga satu ekor napoleon mencapai US$ 5.000.

Akibat perburuan ikan ini untuk diperdagangkan menyebabkan populasinya menurun drastis. Apalagi, penangkapan ikan ini umumnya menggunakan racun sianida. Ekosistem terumbu karang menjadi rusak.

Sejak 1995, telah dikeluarkan larangan penangkapan ikan napoleon (Cheilinus undulatus). Larangan ini melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 375/Kpts/IK.250/5/95 tentang Larangan Penangkapan Ikan Napoleon Wrasse.

Kemudian Keputusan Dirjen Perikanan nomor HK.330/Dj.8259/95 tentang ukuran, lokasi dan tata cara penangkapan ikan Napoleon Wrasse.

Pada 2004, Napoleon masuk dalam daftar CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora atau konvensi perdagangan internasional tumbuhan dan satwa liar spesies terancam) appendix II.

Selanjutnya, keluar Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor PER.03/MEN/2010, tentang tata cara penetapan status perlindungan jenis ikan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan selanjutnya mengeluarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 37 Tahun 2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Terbatas Ikan Napoleon.

Melalui keputusan ini tidak semua ukuran ikan napoleon dilarang untuk dimanfaatkan. Perlindungan ikan Napoleon dengan status terbatas untuk ukuran tertentu.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Cheilinus undulatusHongkongIkan NapoleonKKPNapoleon Wrasse
Bagikan77Tweet41KirimKirim
Previous Post

Kapal Ikan Mati Mesin dan Patah Kemudi, 26 ABK Selamat

Next Post

Hasil Penelitian, 1930 – 2010 Stok Ikan di Lautan Menipis

Postingan Terkait

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

30 Januari 2026
Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

27 Januari 2026

Spesies Ikan Baru Ditemukan di Pulau Taiping, Taiwan

Peneliti Temukan Spesies Ikan Baru di Guangdong, Cina selatan

Pari Kikir Tak Bisa Ditangkap Secara Bebas

Indonesia Tetapkan 5,75 Juta Hektare Kawasan Konservasi Hiu dan Pari

Fosil Kerang Langka Ditemukan dalam Keadaan Hidup

Triliunan Bayi Kepiting Merah Migrasi Tahunan di Pulau Christmas

Next Post
Stok ikan

Hasil Penelitian, 1930 - 2010 Stok Ikan di Lautan Menipis

Komentar tentang post

TERBARU

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Ada 4.000 Anggrek di Indonesia, 3 Spesies Baru

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Waspada Adanya Peningkatan Curah Hujan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

AmsiNews

REKOMENDASI

Lumba-Lumba Terdampar Didekat Pelabuhan Perikanan Untia

Dengan Teknologi Bioflok Budidaya Udang Vaname Jadi Ramah Lingkungan, Produktivitas Meningkat

Sains Ilmu Kelautan dan Ilmu Lingkungan Prodi Baru di UNG

Agar Tidak Membingungkan, Sutopo Purwo Nugroho Hapus Kicauan ini Bukan Tsunami

Penjaga Pantai Italia Temukan Paus Sirip Panjang 20 Meter

Banyak Sampah Plastik, KKN UGM-UNG Menggelar Bersih Pantai Teluk Tomini

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.