Sabtu, September 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Memantau Mangrove Dengan Teknologi Penginderaan Jauh Optik

redaksi
13 Maret 2022
Kategori : Berita, Ide & Inovasi
0
Jembatan Cinta, Tracking Mangrove di Sebatik, Perbatasan Indonesia-Malaysia

Tracking mangrove di Pulau Sebatik, perbatasan Indonesia dan Malaysia. FOTO: DARILAUT.ID

Konsep ARD memberikan efisiensi kepada pengguna data penginderaan jauh dalam pra-pengolahan yang diperlukan.

“Efisien dalam konteks ini adalah lebih cepat dan lebih sedikit penggunaan sumber daya untuk menyediakan data, yang dapat digunakan untuk pemantauan mangrove dibandingkan dengan pendekatan konvensional,” ujarnya.

Ratih menjelaskan mengenai hasil pengembangan 5 model penyediaan data penginderaan jauh untuk pemantauan mangrove.

Model-1 yaitu pengembangan MBA data penginderaan jauh optic. Model-2 penentuan liputan mangrove.

Model-3 pendeteksian keberadaan, kerapatan, dan zonasi mangrove. Model-4 pemantauan laju kerusakan lahan mangrove. Model-5 penyediaan ARD penginderaan jauh.

Dari 5 pengembangan model tersebut, menurut Ratih, implementasi MBA untuk pemantauan mangrove berbasis data penginderaan jauh optik secara digital, dinilai lebih efisien dibanding dengan cara konvensional.

Cara konvensional umumnya mengedepankan interpretasi visual, interpretasi berbasis scene, dan justifikasi pakar.

“Efisiensi tersebut diperoleh dari pengalaman dalam mengolah data penginderaan jauh optik sebanyak 10 scene untuk pemantauan mangrove,” kata Ratih.

Dengan menggunakan model-2, model-3, dan model-4 memerlukan waktu sekitar 7 hari, dibanding dengan mengolah data yang sama dengan menggunakan model-1 yang memerlukan waktu hanya 1 hari.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BRINKLHKMangroveRiset KelautanTeknologi Penginderaan Jauh
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

ABK Indonesia Hilang di Samudra Atlantik

Next Post

Rumah Ikan di Banyuwangi Tingkatkan Hasil Tangkapan Nelayan

Postingan Terkait

Kebakaran Hutan dan Lahan Berkepanjangan di Seluruh Indonesia, Tercatat 50 Ribu Kasus Saluran Pernapasan

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

12 September 2026
Dentuman Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Status Siaga, 8 Orang Hilang di Selat Sunda Dalam Pencarian

12 September 2026

Alur Permohonan Akun SIAKAD UNG Bagi Orang Tua atau Wali

Orang Tua Dapat Memantau Pendidikan Akademik Mahasiswa UNG Melalui Fitur Aplikasi SIAKAD

5 Jurnalis, Pemandu bersama Kapten Kapal dan ABK yang Hilang di Selat Sunda Masih Dalam Pencarian

Copernicus Climate Change Service: Agustus 2026 Bulan Terhangat Secara Global

Bibit Siklon Tropis di Dekat Vietnam, Laut Cina Selatan

Lebih Dari 4.600 Titik Panas di Kalteng dan Kalbar, BMKG: Memicu Meluasnya Sebaran Asap

Next Post
Rumah Ikan di Banyuwangi Tingkatkan Hasil Tangkapan Nelayan

Rumah Ikan di Banyuwangi Tingkatkan Hasil Tangkapan Nelayan

Komentar tentang post

TERBARU

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

Gunung Anak Krakatau Masih Status Siaga, 8 Orang Hilang di Selat Sunda Dalam Pencarian

Alur Permohonan Akun SIAKAD UNG Bagi Orang Tua atau Wali

Orang Tua Dapat Memantau Pendidikan Akademik Mahasiswa UNG Melalui Fitur Aplikasi SIAKAD

5 Jurnalis, Pemandu bersama Kapten Kapal dan ABK yang Hilang di Selat Sunda Masih Dalam Pencarian

Copernicus Climate Change Service: Agustus 2026 Bulan Terhangat Secara Global

AmsiNews

REKOMENDASI

Puluhan Ribu Warga Yaman Memprotes Serangan AS dan Inggris

Melestarikan Lamun, Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Ribuan Nelayan Labuan Bajo Kesulitan Es

Kondisi 4 Gunung Api Status Siaga

111 Orang Tewas Akibat Gempa Dahsyat M 7,4 di Kolombia

Provinsi Bali Bahas Rencana Zonasi Wilayah Pesisir

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.