Selasa, September 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penyu Lekang Mati Terdampar di Pulau Santen, Banyuwangi

redaksi
26 Mei 2020
Kategori : Berita
0
Penyu Lekang Mati Terdampar di Pulau Santen, Banyuwangi

Seekor penyu lekang ditemukan mati terdampat di Pulau Santen, Banyuwangi. FOTO: BPSPL DENPASAR/KKP

Darilaut – Seekor penyu lekang dengan nama ilmiah Lepidochelys olovacea, ditemukan mati terdampat di Pulau Santen, Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Jumat (22/5) pekan lalu.

Tim respon cepat Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan penyu yang mati terdampar tersebut.

Tim ke lokasi berdasarkan laporan warga setempat dan Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF). Setelah mendapatkan laporan, tim menuju lokasi untuk pengecekan sesuai dengan arahan Kepala Balai.

Tiba di lokasi tim mendapati satu ekor penyu lekang dengan panjang 66 cm lebar 64 cm dan berat 40 kilo gram. Penyu ini berjenis kelamin betina ditemukan dalam kondisi mati dan sudah membusuk. 

Diperkirakan penyu tersebut telah lama mati di tengah laut, kemudian terbawa ombak Selat Bali dan terdampar di pantai.

Penyebab kematian penyu tersebut masih belum dapat dipastikan. Proses nekropsi untuk penyu yang mati tersebut belum bisa dilakukan. Saat ini, laboratorium Universitas Airlangga masih karantina wilayah (lock down).

Tim respon cepat kemudian menguburkan penyu tersebut. Hal ini dilakukan agar penyu tidak semakin membusuk dan berpotensi menimbulkan penyakit bagi warga sekitar.*

Tags: BanyuwangiBPSPL Denpasarpenyu lekangPenyu mati
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

PT Pelindo 3 Bantu Rapid Test Covid-19 di Jawa Timur

Next Post

Udara Terasa Panas, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Panik

Postingan Terkait

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

8 September 2026
Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Dua Klaster

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Dua Klaster

7 September 2026

2.961 penerbangan dan 341.000 penumpang Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Bara Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Kalimantan

Jalur Penyeberangan Selat Sunda Tidak Terganggu Letusan Gunung Anak Krakatau

8 Bandara Ditutup Sementara, BMKG Terus Memantau Pergerakan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Kemenhub Siapkan Bandara Alternatif untuk Menghindari Penumpukan Penumpang

7 Bandara Termasuk Soekarno-Hatta Masih Ditutup Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 2.300 Penerbangan Terdampak

Next Post
Suhu Udara Terik, BMKG: Sinar Matahari Langsung ke Permukaan Bumi

Udara Terasa Panas, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Panik

Komentar tentang post

TERBARU

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Dua Klaster

2.961 penerbangan dan 341.000 penumpang Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Bara Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Kalimantan

Jalur Penyeberangan Selat Sunda Tidak Terganggu Letusan Gunung Anak Krakatau

8 Bandara Ditutup Sementara, BMKG Terus Memantau Pergerakan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Perlu Bukti Ilmiah Proteksi Vaksin Menurun

Panas Ekstrem Mengakibatkan Setengah Juta Orang Tewas per Tahun

10.995 Ekor Burung Disita Balai Konservasi NTB

Cahaya dan Manfaat Cumi-cumi Untuk Pengobatan

Health Training Center UNG Beri Pembekalan Bagi Tenaga Kesehatan

UNAIR dan UNG Perkuat Kerja Sama Akademik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.