Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

KSDA dan Kelompok Pelestari Penyu Tetaskan 10 Ribu Tukik di Bali

redaksi
8 Agustus 2020
Kategori : Berita, Konservasi
0
KSDA dan Kelompok Pelestari Penyu Tetaskan 10 Ribu Tukik di Bali

Tukik atau anakan penyu. FOTO: KLHK

Darilaut – Selama tahun 2020, sebanyak 10 ribu tukik (anakan penyu) berhasil ditetaskan di Pantai Saba, Gianyar, Bali. Jumlah tersebut berasal dari upaya penyelamatan 100 lebih sarang, antara lain spesies penyu lekang.

Kegiatan ini kerjasama Balai Konservasi Sumberdaya Alam (KSDA) Bali bersama Kelompok Pelestari Penyu Saba Asri.

Kepala Balai KSDA Bali, R. Agus Budi Santosa, mengatakan, pada 2010, Resort KSDA Gianyar, Seksi Konservasi Wilayah II, bersama kelompok nelayan telah memulai survei lapangan. Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan pembinaan kelompok nelayan, penyuluhan serta sosialisasi terhadap masyarakat sekitar Pantai Saba.

Menurut Agus, berlandaskan kepedulian akan keberlangsungan kehidupan penyu, mulai dirintis pembuatan bak penetasan semi alami untuk menampung telur-telur yang dipindahkan dari sarang alaminya. Bak penampungan sementara tersebut untuk tukik yang baru menetas.

Pada 2017, dilakukan kerjasama secara resmi dengan Kelompok Pelestari Penyu. Hal ini ditandai dengan disusunnya Perjanjian Kerjasama Kemitraan antara Balai KSDA Bali dengan Kelompok Pelestari Penyu Saba Asri, Nomor PKS.02/BKSDA.Bl-1/LKP/2017 tentang Konservasi Penyu melalui Relokasi Sarang Penyu.

Hasil dari kerjasama ini adalah pada musim peneluran penyu, setiap tahunnya mengalami peningkatan. Begitupun jumlah telur dan tukik yang berhasil dilepasliarkan juga mengalami peningkatan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BaliKonservasiKSDApenyu lekang
Bagikan19Tweet2KirimKirim
Previous Post

Monitoring Ekosistem Mangrove Berbasis Android

Next Post

Emil Salim Minta Presiden Batalkan Kebijakan Ekspor Benih Lobster

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

13 Mei 2026
Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

13 Mei 2026

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Next Post
Emil Salim Minta Presiden Batalkan Kebijakan Ekspor Benih Lobster

Emil Salim Minta Presiden Batalkan Kebijakan Ekspor Benih Lobster

Komentar tentang post

TERBARU

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Ekspedisi Jala Citra Penelitian di Laut Banda

Waspada Potensi Banjir Tahun 2021

Depresi Tropis Florita Terbentuk di Dekat Filipina

Ditjen Perikanan Tangkap dan DPRD Ambon Bahas Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan

Ruang Hidup Masyarakat Pesisir Direbut Kekuatan Besar

Paradoks Teluk Tomini, Wamen Stella: Memiliki Kekayaan Biodiversitas, Hadapi Tantangan Kemiskinan Signifikan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.