Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pertama di UMRAH, Dr Agung Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bidang Bioremediasi

redaksi
27 Oktober 2020
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Pertama di UMRAH, Dr Agung Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bidang Bioremediasi

Ilustrasi orasi ilmiah pengukuhan guru besar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UMRAH, bidang Pencemaran Laut dan bioremediasi Prof Dr Agung Dhamar Syakti, Selasa (27/10).

Darilaut – Prof Agung Dhamar Syakti tercatat yang pertama kali dikukuhkan sebagai guru besar di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).

Pengukuhan guru besar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan bidang Pencemaran Laut dan bioremediasi, berlangsung Selasa (27/10).

Dalam orasi ilmiah, Agung mengangkat tema “Ijma Laut Kala Cerubuk”. Orasi ilmiah ini tentang bagaimana pencemaran laut, seperti sampah plastik, mejadi remahan (debris) dan mikroplastik, serta bioremediasi.

Makroplastik maupun mikroplastik ini dapat berdampak buruk bagi lingkungan perairan, seperti pada biota laut hingga secara tidak langsung melalui rantai makanan dapat dikonsumsi manusia.

Mikroplastik yang masuk dalam jaringan tubuh hewan, seperti pada ikan dan terakumulasi dalam rantai makanan.

Hasil penelitian telah menemukan, dampak mikroplastik pada terumbu karang spesies Acropora formosa.

Untuk itu, Prof Agung yang juga Rektor UMRAH, memberikan sejumlah strategi dan penanganan limbah plastik tersebut, serta bahan pencemar lainnya.

Prof Agung merinci fokus studi pencemaran laut dan bioremediasi. Pencermaran laut fokus pada logam berat, hidrokarbon minyak bumi dan persistent organic pollutants (POPs). Kemudian, emerging contaminant, surfaktan (agen tensio-aktif), serta sampah plastik.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: KepriMikroplastikPencemaran LingkungansampahUMRAH
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

KPLP: Bila Cuaca membahayakan Keselamatan Kapal, Syahbandar Tunda Persetujuan Berlayar

Next Post

Inovasi Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

Postingan Terkait

Kapal ikan

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

13 Mei 2026
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

13 Mei 2026

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Next Post
Inovasi Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

Inovasi Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

Komentar tentang post

TERBARU

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

AmsiNews

REKOMENDASI

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG Raih Dua Penghargaan pada Kompetisi Internasional

Gempa M4,8 di Dekat Kepulauan Togean, Teluk Tomini

Bibit 94S di Samudra Hindia Berpotensi Menjadi Siklon Tropis

Listrik Padam, Warga Ampana Mengungsi ke Tempat yang Lebih Tinggi

Pesawat Lion Air yang Jatuh Tidak Memancarkan Sinyal

Ini Dampak Siklon Tropis Nyatoh di Maluku Utara dan Sulawesi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.