Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ikan Kerapu Bebek Pencegah Kanker dan Perlambat Penuaan

redaksi
1 September 2021
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Dampak Covid-19 Terhadap Ekspor Kerapu Hidup Indonesia

Ikan kerapu. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Ikan kerapu bebek (Cromileptes altivelis) bukan hanya bernilai ekonomis tinggi. Ikan yang memiliki harga yang cukup stabil di pasaran internasional ini bermanfaat untuk sejumlah penyakit.

Dalam jurnal Oseanologi dan Limnologi di Indonesia (2016), menurut Safar Dody dan Dinawanti La Rae, ikan kerapu bebek merupakan salah satu jenis ikan yang paling populer di pasar lokal maupun mancanegara.

Di samping memiliki nilai ekonomis, ikan Kerapu Bebek juga mengandung EPA (Eicosapentaenoic Acid) dan DHA (Docosa-hexaenoic Acid) cukup tinggi.

EPA dan DHA bagi manusia berguna untuk mencegah beberapa penyakit seperti kanker dan alergi, serta untuk menurunkan tekanan darah dan memperlambat proses penuaan atau kepikunan.

Ikan Kerapu Bebek merupakan ikan konsumsi dengan harga jual yang cukup tinggi. Harga ikan Kerapu ini cukup stabil karena mengikuti harga internasional.

Harga jual yang tinggi dan permintaan yang selalu meningkat mendorong nelayan untuk melakukan penangkapan ikan Kerapu secara intensif.

Hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan terjadi penangkapan berlebih (over fishing) dan pada tingkatan tertentu dapat menyebabkan kepunahan.

Oleh sebab itu, budi daya ikan Kerapu Bebek merupakan salah satu alternatif untuk mencegah penangkapan berlebih dan kepunahan spesies ini di alam.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Ikan KerapukankerOseanologi dan Limnologi di Indonesia
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Melibatkan Nelayan Mendata Kakap dan Kerapu

Next Post

Hiu Putih Berpesta Memakan Bangkai Paus Bungkuk

Postingan Terkait

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

19 Juni 2026
UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

19 Juni 2026

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Next Post
Hiu Putih Berpesta Memakan Bangkai Paus Bungkuk

Hiu Putih Berpesta Memakan Bangkai Paus Bungkuk

Komentar tentang post

TERBARU

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

AmsiNews

REKOMENDASI

Laut Indonesia Digunakan Sebagai Laboratorium Alam

Debat Publik ke-3 Calon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara Berjalan Lancar

Rombongan Paus Pemandu Mati Terdampar di Pantai Sabu Raijua

Vietnam Bersiap Menghadapi Badai Tropis Soulik yang Terbentuk di Laut Cina Selatan

Langkah-Langkah Penanganan Jenazah Covid-19

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Bikin Menu Berbahan Daun Kelor

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.