Sabtu, November 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kongres IUCN, Hiu dan Pari Terancam Punah

redaksi
5 September 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
Spesies Langka Shark Ray Terlihat di Perairan Botubarani

Shark ray dengan nama ilmiah Rhina ancylostoma terlihat di perairan Botubarani, Gorontalo, Rabu (17/3/2021) malam. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Di tengah pemulihan beberapa spesies tuna di lautan, namun tekanan pada spesies laut meningkat. Sebab 37% hiu dan pari (sharks and rays) dunia sekarang terancam punah.

Hal ini terjadi terutama karena penangkapan ikan yang berlebihan. Ditambah dengan degradasi habitat serta perubahan iklim.

Demikian disampaikan pada Kongres Konservasi Dunia IUCN (International Union for Conservation of Nature) di Marseille, Marseille, Prancis, 4 September 2021.

Pembaruan Daftar Merah IUCN hari ini (4/9) juga mencakup penilaian ulang yang komprehensif spesies hiu dan pari dunia, yang mengungkapkan bahwa 37% sekarang terancam punah.

Hal ini menunjukkan bahwa langkah-langkah pengelolaan yang efektif masih kurang di sebagian besar lautan dunia.

Semua spesies hiu dan pari yang terancam ditangkap secara berlebihan, dengan 31% dipengaruhi oleh hilangnya dan degradasi habitat. Sebanyak 10% dipengaruhi oleh perubahan iklim.

Pemimpin Riset Senior dalam Penilaian dan Analisis Konservasi di Royal Botanic Gardens Kew, Dr Eimear Nic Lughadha, mengatakan senang melihat penilaian ulang terhadap hiu dan pari.

Penilaian ulang secara komprehensif terhadap kelompok-kelompok penting secara ekologis sangat diperlukan untuk mempertahankan nilai Daftar Merah sebagai Barometer Kehidupan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: HiuHiu dan PariIUCNKongres Konservasi Dunia IUCNPrancisSharks and Rays
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Kongres IUCN, Komodo di Indonesia Terancam Punah

Next Post

IUCN: Perikanan Tuna Menuju Pemulihan, Hiu dan Pari Terancam Punah

Postingan Terkait

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

7 November 2026
Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

7 November 2026

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Hujan Lebat di Tengah El Niño Sangat Kuat

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

Next Post
Indonesia Leader Penangkapan Tuna Satu per Satu di Dunia

IUCN: Perikanan Tuna Menuju Pemulihan, Hiu dan Pari Terancam Punah

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Hujan Lebat di Tengah El Niño Sangat Kuat

AmsiNews

REKOMENDASI

Hari Ini KPU Kabupaten Gorontalo Menggelar Debat Publik

Konvergensi Memanjang Tingkatkan Pertumbuhan Awan Hujan Dua Hari ke Depan

Kepingan Kapal Selam Titan yang Meledak di Samudra Atlantik Dibawa ke Darat

Implementasi Nilai Ekonomi Karbon, KLHK Meminta Pemda Mengawal Tata Kelola Lingkungan

Badai Tropis Damrey Melintas di Dekat Tokyo

2025 Salah Satu Tahun Terpanas dalam Sejarah, Memicu Hujan Lebat dan Siklon Tropis

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.