Selasa, Agustus 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kongres IUCN, Komodo di Indonesia Terancam Punah

redaksi
5 September 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
TN Komodo

Komodo (Varanus komodoensis), kadal terbesar di dunia di Taman Nasional Komodo. FOTO: KLHK

Darilaut – Status kadal terbesar di dunia, komodo (Varanus komodoensis), telah berpindah dari Rentan menjadi Terancam Punah dalam Daftar Merah IUCN.

Spesies endemik di Indonesia dan hanya terdapat di Taman Nasional Komodo terdaftar sebagai situs Warisan Dunia. Spesies ini semakin terancam oleh dampak perubahan iklim.

Hal ini disampaikan pada Kongres Konservasi Dunia IUCN (International Union for Conservation of Nature) di Marseille, Marseille, Prancis, 4 September 2021.

Meningkatnya suhu global dan naiknya permukaan air laut diperkirakan akan mengurangi habitat yang cocok bagi komodo setidaknya 30% dalam 45 tahun ke depan.

Selain itu, subpopulasi di Taman Nasional Komodo saat ini stabil dan terlindungi dengan baik. Komodo di luar kawasan lindung di Flores juga terancam oleh hilangnya habitat yang signifikan karena aktivitas manusia.

Direktur Konservasi di ZSL, Dr Andrew Terry, mengatakan, Komodo pertama kali diperkenalkan ke publik Inggris oleh Sir David Attenborough 60 tahun yang lalu, dalam serial ikonik BBC “Zoo Quest for a Dragon” bersama ZSL.

Gagasan bahwa hewan prasejarah ini telah bergerak satu langkah lebih dekat pada kepunahan sebagian karena perubahan iklim yang sangat menakutkan – dan seruan lebih lanjut agar ditempatkan dalam pengambilan keputusan pada malam COP26 di Glasgow.

Tags: IUCNKomodoKongres Konservasi Dunia IUCNPerubahan IklimPrancisTaman Nasional Komodo
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Kongres Konservasi Dunia IUCN dibuka di Marseille

Next Post

Kongres IUCN, Hiu dan Pari Terancam Punah

Postingan Terkait

Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

18 Agustus 2026
Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

18 Agustus 2026

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Fakultas Teknik Terima 842 Mahasiswa Baru, Terbanyak di UNG  

Mahasiswa Baru Fakultas Sastra dan Budaya UNG Memperoleh Pemahaman Mengenai Riset dan Kolaborasi International

Gempa NTT, BMKG Catat 1624 Aftershock

The Story of a Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Student Shaken by the M 7.7 Earthquake and Tsunami in NTT

Next Post
Spesies Langka Shark Ray Terlihat di Perairan Botubarani

Kongres IUCN, Hiu dan Pari Terancam Punah

Komentar tentang post

TERBARU

Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Fakultas Teknik Terima 842 Mahasiswa Baru, Terbanyak di UNG  

Mahasiswa Baru Fakultas Sastra dan Budaya UNG Memperoleh Pemahaman Mengenai Riset dan Kolaborasi International

AmsiNews

REKOMENDASI

Krisis di Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Melonjak

Data Statistik Fondasi Daya Saing Daerah

Pilot Penerbangan Jadi Tersangka Penyelundupan Burung Dilindungi

Badai Tropis Sepat Terbentuk di Utara Barat Laut Kepulauan Mariana Utara

Ini Keistimewaan Kuda Laut, Pejantan Bisa Melahirkan

PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.