Sabtu, September 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Letusan Gunung Berapi Tonga Telah Menambah Konsentrasi Karbon Dioksida

redaksi
19 Februari 2022
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Letusan Gunung Berapi Tonga Telah Menambah Konsentrasi Karbon Dioksida

FOTO: PHYS.ORG

Darilaut – Letusan gunung berapi bawah laut di Tonga membuat para ahli mendiskusikan tentang bagaimana hal itu dapat mempengaruhi iklim global. Hasil penelitian, setelah gunung berapi ini meletus Januari 2022, telah menambah konsentrasi karbon dioksida (CO2 ) di udara.

Mengutip Phys.org (18/2) tim peneliti yang dipimpin Prof. Xiong Wei dari Institut Ilmu Fisika Hefei dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS) telah memantau dan menganalisis konsentrasi gas rumah kaca sebelum dan sesudah letusan gunung berapi di Tonga.

Penelitian ini dengan menggunakan Greenhouse Gases Monitoring Instrument (GMI) atau Instrumen Pemantauan Gas Rumah Kaca.

Data yang disajikan hasil pemantauan gas rumah kaca di Australia dan Selandia Baru yang berada di dekat gunung berapi pada Januari 2019, Januari 2020, dan Januari 2022.

Menurut peneliti, setelah gunung ini meletus Januari 2022, konsentrasi karbon dioksida (CO2 ) di dekat gunung berapi naik menjadi 414 parts per million (ppm).

Sebelumnya, konsentrasi CO2 diperkirakan 412 ppm. Peningkatan 2 ppm sama dengan emisi CO2 untuk setahun di bumi.

“Berton-ton CO2 dilepaskan ke udara selama letusan,” kata Ye Hanhan, salah satu peneliti seperti dikutip dari Phys.org, “akumulasi itu hanya disebabkan oleh luapan gas dan letusan.”

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Gunung ApiKarbon DioksidaTongatsunami
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Penguatan Substansi Perubahan Undang-Undang Kelautan

Next Post

50% Emisi Gas Rumah Kaca Global dari Asia Pasifik

Postingan Terkait

Orang Tua Dapat Memantau Pendidikan Akademik Mahasiswa UNG Melalui Fitur Aplikasi SIAKAD

Alur Permohonan Akun SIAKAD UNG Bagi Orang Tua atau Wali

12 September 2026
Orang Tua Dapat Memantau Pendidikan Akademik Mahasiswa UNG Melalui Fitur Aplikasi SIAKAD

Orang Tua Dapat Memantau Pendidikan Akademik Mahasiswa UNG Melalui Fitur Aplikasi SIAKAD

12 September 2026

5 Jurnalis, Pemandu bersama Kapten Kapal dan ABK yang Hilang di Selat Sunda Masih Dalam Pencarian

Copernicus Climate Change Service: Agustus 2026 Bulan Terhangat Secara Global

Bibit Siklon Tropis di Dekat Vietnam, Laut Cina Selatan

Lebih Dari 4.600 Titik Panas di Kalteng dan Kalbar, BMKG: Memicu Meluasnya Sebaran Asap

Kebakaran Hutan dan Lahan Berkepanjangan di Seluruh Indonesia, Tercatat 50 Ribu Kasus Saluran Pernapasan

Gempa Darat M 4,7 Guncang Donggala Sulawesi Tengah

Next Post
Pengelolaan Limbah Abu Batubara

50% Emisi Gas Rumah Kaca Global dari Asia Pasifik

Komentar tentang post

TERBARU

Alur Permohonan Akun SIAKAD UNG Bagi Orang Tua atau Wali

Orang Tua Dapat Memantau Pendidikan Akademik Mahasiswa UNG Melalui Fitur Aplikasi SIAKAD

5 Jurnalis, Pemandu bersama Kapten Kapal dan ABK yang Hilang di Selat Sunda Masih Dalam Pencarian

Copernicus Climate Change Service: Agustus 2026 Bulan Terhangat Secara Global

Bibit Siklon Tropis di Dekat Vietnam, Laut Cina Selatan

Lebih Dari 4.600 Titik Panas di Kalteng dan Kalbar, BMKG: Memicu Meluasnya Sebaran Asap

AmsiNews

REKOMENDASI

Mirip Turki, Ini Cara Membangunkan Sahur di Kota Gorontalo

Tata Kelola Pertambangan Harus Dilandasi Hukum dan Keadilan

Rektor UNG Melantik Pengurus Organisasi Kemahasiswaan 2025

490 Spesies Tumbuhan Indonesia Terancam Punah

Topan Tapah Mendarat Hari Ini di Pesisir Guangdong

Rieny Sulistijowati Raih Guru Besar Pertama di FPIK UNG

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.