Rabu, Agustus 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Melindungi Kota dari Gelombang Panas dan Sistem Pangan

redaksi
26 Juli 2022
Kategori : Berita
0
Sejumlah Kota di Dunia Beralih ke Alam

Untuk melawan krisis iklim, Madrid membangun tembok hijau di sekitar kota. FOTO: FLICKR/LUCA SARTONI/UNEP.ORG

Darilaut – Saat planet ini menghangat, permintaan dunia akan AC (Air Conditioner) sebagai penyejuk udara akan melonjak. Sementara memanfaatkan pertanian di perkotaan memberikan banyak manfaat dalam sistem pangan.

Ketika terjadi gelombang panas, akan menghasilkan lebih banyak lagi emisi karbon karena meningkatnya penggunaan AC.

Dengan adanya pohon dan ruang hijau di kota-kota , merupakan solusi yang saling menguntungkan.

Pohon tidak hanya memberikan keteduhan yang mengurangi biaya AC. Tetapi juga mendinginkan udara di sekitarnya dengan melepaskan air melalui daunnya. Mirip dengan manusia tetap sejuk dengan berkeringat.

Faktanya, para ahli mengklaim bahwa pohon berkontribusi hingga USD $500 juta untuk ekonomi ‘kota besar’ karena manfaat yang timbul dari pendinginan dan penyaringan polusi udara.

Pertanian Perkotaan

Sementara itu, kota-kota, yang hanya menempati 3 persen dari daratan Bumi, menyumbang hingga 80 persen konsumsi energi dan 75 persen emisi karbon.

Pada tahun 2050, hampir 70 persen dari populasi global diperkirakan akan tinggal di daerah perkotaan.

Para ahli memperingatkan bahwa hal tersebut akan mendorong perubahan lingkungan yang lebih besar dan berkontribusi pada krisis tiga planet.

Untuk mengatasi masalah yang terkait dengan urbanisasi yang cepat, pemerintah harus bertindak tegas untuk membangun kota yang tangguh dan berkelanjutan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Emisi gas rumah kacaGelombang PanasPertanian PerkotaanSistem PanganUNEP
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Menyelamatkan Salmon Atlantik Liar Terakhir di AS

Next Post

Gelombang Tinggi 6 Meter Berpotensi Terjadi di Pesisir Jawa

Postingan Terkait

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

26 Agustus 2026
Banjir Melanda Parigi Moutong

Banjir Melanda Parigi Moutong

26 Agustus 2026

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

BMKG Pantau Titik Panas dan Sebaran Asap di Berbagai Wilayah

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

Topan Saudel Mendarat di Pulau Okinoerabu Jepang Menuju Laut Cina Timur

El Niño Menguat, Suhu Laut Global Capai Rekor Tertinggi

Next Post
Gelombang Tinggi 6 Meter Berpotensi Terjadi di Pesisir Jawa

Gelombang Tinggi 6 Meter Berpotensi Terjadi di Pesisir Jawa

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

Banjir Melanda Parigi Moutong

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

BMKG Pantau Titik Panas dan Sebaran Asap di Berbagai Wilayah

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

AmsiNews

REKOMENDASI

Syarat Perjalanan Kembali Disesuaikan

Fakultas Teknik Terima 842 Mahasiswa Baru, Terbanyak di UNG  

Enam Bulan Urus Izin Kapal, 2 Kali ke Jakarta, Belum Selesai

Trans Sulawesi di Talumolo Tak Bisa Dilewati Kendaraan

Depresi Tropis Berkembang di Laut Filipina

Mengapa Kurikulum Kemaritiman Sangat Penting?

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.