Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Parah Menguat Menjadi Topan Nesat di Laut Cina Selatan

redaksi
16 Oktober 2022
Kategori : Berita
0
“Neneng” Kian Intensif, Menjadi Badai Tropis Parah di Selat Luzon

Trek dan prediksi lintasan siklon tropis Nesat dengan nama Filipina “Neneng”. GAMBAR: Badan Meteorologi Jepang/JMA

Darilaut – Setelah melewati Selat Luzon, kekuatan Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) Nesat meningkat menjadi Topan (Typhoon) di Laut Cina Selatan, pada Minggu (16/10) sore.

Menurut Observatorium Hong Kong, Badai Tropis Parah Nesat telah meningkat menjadi topan. Pada Minggu pukul 16.00 sore, Nesat berpusat sekitar 310 kilometer timur-tenggara Dongsha. Nesat diperkirakan bergerak ke barat dengan kecepatan sekitar 15 kilometer per jam melintasi bagian utara Laut Cina Selatan.

Jalur prakiraan terbaru, Nesat akan beralih perlahan-lahan dan lebih dekat ke pantai Guangdon, Senin (17/10), dengan jarak sekitar 400 kilometer dari Hong Kong.

Topan Nesat dengan nama Filipina “Neneng” menurut Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina, Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration (PAGASA), mempertahankan kekuatannya saat bergerak ke barat melalui Laut Filipina Barat. “Neneng” membawa curah hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Trek lintasan Neneng, kata PAGASA, akan terus bergerak ke barat atau barat barat laut di atas Laut Filipina Barat hingga Senin pagi.
Kemudian berbelok dan bergerak secara umum ke barat daya hingga Rabu (19/10) pagi.

Di jalur perkiraan, Topan Neneng akan keluar dari Area Tanggung Jawab Filipina (PAR) Minggu sore atau malam ini.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badan Meteorologi JepangHong Kong ObservatoryJTWCLaut Cina SelatanPAGASASiklon TropisTopan Nesat
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

“Neneng” Kian Intensif, Menjadi Badai Tropis Parah di Selat Luzon

Next Post

Tanah Longsor dan Banjir Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

Postingan Terkait

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

30 April 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

30 April 2026

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Next Post
Tanah Longsor dan Banjir Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

Tanah Longsor dan Banjir Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemenko Kemaritiman Bahas Penggunaan Gas yang akan Diperluas, Bukan Hanya Nelayan

7000 Relawan Ikut Gerakan Kali Bersih di Kalimantan Selatan

Jaga Keamanan Laut, Bakamla dan Pemda Gorontalo Utara Teken Nota Kesepahaman

Topan Super Krathon Bergerak Lambat di Laut Cina Selatan

Laporan Terbaru IPCC, Cuaca Ekstrem Meningkatkan Risiko Bagi Kesehatan Manusia dan Ekosistem

Kemarau 2025 di Wilayah Indonesia Lebih Pendek

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.