Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

5 Penyebab Utama Penyebaran Resistensi Antimikroba

redaksi
27 November 2023
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Konferensi Internasional Mengumumkan Penghapusan Pestisida Berbahaya

Penggunaan bahan kimia dapat memberikan dampak buruk di bidang pertanian. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Resistensi antimikroba (antimicrobial resistance – AMR) termasuk salah satu ancaman kesehatan global terbesar.

Jika tidak ditangani dengan baik, resistensi antimikroba akan berdampak sangat buruk terhadap masyarakat dan perekonomian.

Berikut ini lima penyebab utama penyebaran resistensi antimikroba, menurut Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP).

Pertama, penyalahgunaan antibiotik

Penggunaan antibiotik yang berlebihan dan tidak tepat dapat menyebabkan munculnya strain bakteri yang resisten terhadap antibiotik. Orang dapat menyalahgunakan antibiotik dengan tidak menyelesaikan antibiotik yang diresepkan, menggunakan dosis yang salah, atau diberi resep antibiotik yang tidak diperlukan.

Pendekatan yang serampangan ini, ditambah dengan pembuangan obat yang tidak tepat, memungkinkan bakteri yang resisten untuk berkembang, berkembang biak, dan berpotensi mengarah pada berkembangnya bakteri super yang sulit, bahkan tidak mungkin, diobati dengan antibiotik yang ada.

Penyalahgunaan antimikroba di sektor peternakan, akuakultur, hewan pendamping, dan produksi tanaman juga menjadi perhatian utama dengan risiko berkembang dan menyebarnya mikroorganisme yang resisten terhadap antimikroba.

Kedua, kurangnya akses terhadap air bersih dan sanitasi

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: FarmasiPerikanan budidayaPertanianPerubahan IklimResistensi AntimikrobaUNEP
Bagikan15Tweet1KirimKirim
Previous Post

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Pesisir

Next Post

Mahasiswa UNG Raih Medali Emas Taekwondo Internasional

Postingan Terkait

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

5 November 2026
Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

4 November 2026

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

Next Post
Mahasiswa UNG Raih Medali Emas Taekwondo Internasional

Mahasiswa UNG Raih Medali Emas Taekwondo Internasional

TERBARU

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Mati Mesin di Donggala, 8 Penumpang Selamat

Dampak Banjir di Kota Manado

Pangan dan Energi Jadi Masalah Global

Jutaan Orang Butuh Bantuan di Turki dan Suriah, PBB Kerahkan Tim Darurat

Pengadaan Obat Covid-19, Indonesia Kerjasama dengan Jepang dan India

2 Tahun Diperjuangkan, Alur Laut Selat Sunda dan Lombok Berlaku Juni 2020

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.