Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Konflik Laut Merah, Sekjen PBB Meminta Semua Pihak Tidak Memperburuk Situasi

redaksi
15 Januari 2024
Kategori : Berita
0
Ini Rincian Rancangan Resolusi Navigasi Dewan Keamanan PBB di Laut Merah

Serangan terhadap kapal komersial di Laut Merah sangat mengganggu pelayaran internasional. FOTO: Unsplash/ANGUS GRAY/UN NEWS

Darilaut – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres meminta semua pihak yang terlibat untuk tidak semakin memperburuk situasi demi kepentingan perdamaian dan stabilitas di Laut Merah (Red Sea) dan kawasan yang lebih luas.

UN News melaporkan Guterres juga mendesak negara-negara untuk menghindari eskalasi situasi di Laut Merah, di mana pemberontak Houthi di Yaman menyerang kapal-kapal komersial di tengah perang yang sedang berlangsung di Gaza.

Seruan Sekjen PBB tersebut disampaikan sehari setelah Amerika Serikat dan Inggris, dengan dukungan negara-negara lain, melancarkan serangan udara di berbagai wilayah Yaman.

Dewan Keamanan PBB bertemu di New York untuk membahas krisis ini, hanya beberapa hari setelah mengadopsi resolusi yang menuntut diakhirinya serangan Houthi.

Sekretaris Jenderal menggarisbawahi bahwa resolusi 2722 harus dihormati sepenuhnya, kata juru bicaranya dalam sebuah pernyataan.

“Sekretaris Jenderal menegaskan kembali bahwa serangan terhadap pelayaran internasional di kawasan Laut Merah tidak dapat diterima karena membahayakan keselamatan dan keamanan rantai pasokan global dan berdampak negatif pada situasi ekonomi dan kemanusiaan di seluruh dunia,” katanya.

Selain itu, semua Negara Anggota yang melindungi kapal mereka dari serangan harus melakukan hal tersebut “sesuai dengan hukum internasional, sebagaimana diatur dalam Resolusi.”

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Antonio GuterresKelompok HouthiKonflik di Laut MerahLaut MerahSekretaris Jenderal PBBYaman
Bagikan9TweetKirimKirim
Previous Post

Banyak Penderita Diabetes di Tojo Una-Una, Menkes: Maksimalkan Pencegahan di Puskesmas

Next Post

KLHK Mengamankan 4 Unit Ekskavator di Tambang Emas Tolitoli

Postingan Terkait

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

16 Juni 2026
La Nina, Monsun Asia dan Fenomena MJO Berpotensi Meningkatkan Curah Hujan di Indonesia

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

16 Juni 2026

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Next Post
KLHK Mengamankan 4 Unit Ekskavator di Tambang Emas Tolitoli

KLHK Mengamankan 4 Unit Ekskavator di Tambang Emas Tolitoli

TERBARU

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Peringatan Hari Konservasi, Momentum Bersejarah di Tengah Pandemi Covid-19

Topan Gaemi Terbentuk di Laut Filipina

Delapan Provinsi Telah Menetapkan Perda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir

Kapal dari Bitung Pertama Sandar di Pelabuhan Pantoloan Palu

Berafiliasi Dengan Israel, Kapal Tanker Jepang Diserang Drone di Samudera Hindia

Bagaimana Runtuhnya Ekosistem Hutan Salah Satu Penyebab Banjir Bandang di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.