Jumat, Juli 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kisah Tambang Emas Tua Buloila di Gorontalo Utara, Eksis Sejak Masa Kolonial

redaksi
22 April 2024
Kategori : Berita
0
Kisah Tambang Emas Tua Buloila di Gorontalo Utara, Eksis Sejak Masa Kolonial

Penambangan emas lokal di Desa Buloila, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara. FOTO-FOTO: KOLEKSI NOVITA J. KIRAMAN

Darilaut – Kabupaten Gorontalo Utara bukan hanya sekadar dikenal dengan keindahan destinasi wisata pantai dan laut. Wilayah ini juga memiliki potensi kekayaan alam berupa tambang emas.

Tambang emas lokal ini tersebar di beberapa titik. Salah satunya yang ada di Desa Buloila, Kecamatan Sumalata.

Lokasi tambang tua Buloila dibuka kembali pada tahun 1985. Pengelolaan ini melalui pemberdayaan langsung oleh masyarakat setempat.

Keberadaan tambang emas Buloila sudah ada sejak masa kolonial Belanda. Hingga kini tambang Buloila masih eksis dan terus aktif beroperasi.

Jarak tempuh menuju lokasi tambang emas ini dari Desa Buloila sekitar 4 jam dengan berjalan kaki.

Puluhan tahun keberadaannya, kini kepemilikannya sepenuhnya milik masyarakat lokal. Sisa-sisa galian lubang tambang orang-orang terdahulu, saat ini di buka kembali oleh penambang.

“Orang-orang disini menggali kembali lubang-lubang yang dulunya sempat diolah oleh orang-orang zaman dulu, selain itu mereka juga membuka kembali lubang baru,” ujar Halim, warga Desa Buloila.

Sejauh ini tidak ada pihak yang merasa keberatan ataupun mempermasalahkan dibukanya lokasi tambang emas tersebut. Apalagi, tambang emas itu sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun lamanya.

Lokasi tambang tua Buloila juga tidak menjalin kerja sama dengan perusahaan tambang lainnya. Secara keseluruhan pengoperasiannya dilakukan  langsung oleh masyarakat setempat.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: gorontalo utaraKecamatan SumalataMasa Kolonial BelandaPertambangan Emas Skala KecilTambang Emas Tua
Bagikan7Tweet5KirimKirim
Previous Post

Semangat Kolaborasi Melandasi Pendirian AMSI 7 Tahun Lalu

Next Post

Tambang Emas Sumalata di Masa Kolonial Belanda

Postingan Terkait

Kondisi Lamun di Perairan Gorontalo Teluk Tomini Rusak dan Kurang Sehat

Ekosistem Lamun Masih Kurang Mendapat Perhatian

3 Juli 2026
Gempa Kuat M6,2 Guncang Halmahera, Maluku Utara

Gempa Kuat M6,2 Guncang Halmahera, Maluku Utara

3 Juli 2026

Badai Tropis Maysak Mendekati Pendaratan di Pulau Hainan Cina

Dua Program Studi UNG Raih Akreditasi Unggul

Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela 2.295 Orang, Terluka 11.256

Waspada Angin Kencang dan Potensi Hujan di Musim Kemarau

El Niño di Samudra Pasifik Berdampak Pengurangan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani 88 Orang, Rumah Rusak 113.279 Unit

Next Post
Kisah Tambang Emas Tua Buloila di Gorontalo Utara, Eksis Sejak Masa Kolonial

Tambang Emas Sumalata di Masa Kolonial Belanda

TERBARU

Ekosistem Lamun Masih Kurang Mendapat Perhatian

Gempa Kuat M6,2 Guncang Halmahera, Maluku Utara

Badai Tropis Maysak Mendekati Pendaratan di Pulau Hainan Cina

Dua Program Studi UNG Raih Akreditasi Unggul

Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela 2.295 Orang, Terluka 11.256

Waspada Angin Kencang dan Potensi Hujan di Musim Kemarau

AmsiNews

REKOMENDASI

Histori Pendidikan Pelayaran di Indonesia

Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG di Kelurahan Lekobalo Meluncurkan Aplikasi “GiziGo”

Gempa Donggala, Tsunami 1,5 Meter di Palu

Perubahan Iklim dan Kondisi Terumbu Karang

Mengurangi Risiko Bencana dengan Pendekatan Berbasis Komunitas

AJI Jakarta Kecam Doxing Terhadap Jurnalis Liputan6com

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.