Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Prapiroon Akan Mendarat di Pulau Hainan dan utara Vietnam

redaksi
21 Juli 2024
Kategori : Berita
0
Badai Prapiroon Akan Mendarat di Pulau Hainan dan utara Vietnam

Badai tropis (tropical storm) Prapiroon di Laut Cina Selatan diperkirakan mendarat di Pulau Hainan Cina, Senin (22/7). GAMBAR: Observatorium Hong Kong (HKO)

Darilaut – Badai tropis (tropical storm) Prapiroon yang berada di Laut Cina Selatan diperkirakan akan mendarat di Pulau Hainan Cina, pada Senin (22/7).

Menurut  Observatorium Hong Kong siklon tropis Prapiroon akan bergerak melintasi Pulau Hainan, dan memasuki Beibu Wan (Teluk Tonkin) Senin besok. 

Kemudian akan bergerak menuju sekitar Guangxi ke bagian utara Vietnam. Selanjutnya, sistem ini akan melemah secara bertahap. 

Hujan badai dan badai petir yang berhubungan dengan badai tersebut akan mempengaruhi pantai Guangdong, kata Observatorium Hong Kong. 

Selama enam jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC), Prapiroon terletak 313 km timur-timur laut Da Nang, Vietnam, dengan kecepatan 19 km per jam (10 knot).

Sistem ini memberikan pengaruh pada gelombang dengan tinggi maksimum adalah 4,6 meter (15 feet).

Setelah Prapiroon mendarat di sepanjang pantai selatan Cina, dalam waktu sekitar 2 hari, akan menghilang. 

Intensitas Prapiroon akan mencapai puncak 65 – 75 km per jam atau 35 – 40 knot, sebelum melemah. 

Tags: Badai PrapiroonHong Kong ObservatoryJTWCLaut Cina SelatanPulau HainanSiklon TropisTeluk TonkinVietnam
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Belum Semua Lokasi Banjir di Kota Gorontalo Surut, Banyak Sampah Tersangkut di Jembatan Potanga

Next Post

Aktivitas Tambang Rakyat Suwawa Ditutup Sementara

Postingan Terkait

Menikmati Panorama Atol Pulo Cinta Gorontalo

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

20 April 2026
BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

20 April 2026

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Next Post
Aktivitas Tambang Rakyat Suwawa Ditutup Sementara

Aktivitas Tambang Rakyat Suwawa Ditutup Sementara

TERBARU

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

AmsiNews

REKOMENDASI

Pelaksanaan UTBK di UNG Berjalan Lancar, 99 Persen Peserta Hadir

Temuan Paling Revolusioner Lukisan Gua Umur 51 Ribu Tahun di Sulawesi Selatan

Sejumlah Perukyah Melihat Hilal

Lobster: Antara Kelestarian Sumberdaya dan Keberlanjutan Ekonomi

PSDKP Jakarta Sosialisasi Penggunaan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Bencana Kekeringan Berdampak pada 7.500 Jiwa di Kabupaten Puncak, 6 Warga Tewas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.