Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cacar Monyet Klad Baru di Afrika Penyebarannya Lebih Cepat

redaksi
18 Agustus 2024
Kategori : Berita, Kesehatan
0
WHO Memperluas Pengawasan Penyakit Monkeypox

Virus yang terbentuk secara penuh dan sudah dewasa, virion monkeypox. GAMBAR: Cynthia S. Goldsmith, Russell Regner/CDC/AP/Accuweather.com

Darilaut – Wabah cacar monyet (Monkeypox atau mpox) klad baru di Afrika penyebarannya lebih cepat dan telah dinyatakan sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan, munculnya mpox klad baru, yang penyebarannya cepat di Republik Demokratik Kongo (DRC), serta pelaporan kasus di beberapa negara tetangga sangat mengkhawatirkan.

Wabah mpox di DRC dan negara-negara lain di Afrika, “jelas bahwa respons internasional yang terkoordinasi diperlukan untuk menghentikan wabah ini dan menyelamatkan nyawa,” ujar Tedros.

Peningkatan mpox di Afrika berpotensi untuk menyebar lebih jauh ke negara-negara lainnya di Afrika dan mungkin di luar benua.

“Dengan penyebaran virus yang semakin meningkat, kami meningkatkan skala lebih jauh melalui tindakan internasional yang terkoordinasi untuk mendukung negara-negara mengakhiri wabah,” kata Direktur Regional WHO untuk Afrika Dr Matshidiso Moeti.

Ketua Komite Profesor Dimie Ogoina mengatakan lonjakan mpox saat ini di beberapa bagian Afrika, bersama dengan penyebaran strain virus cacar monyet baru dapat ditularkan secara seksual, adalah keadaan darurat, tidak hanya untuk Afrika, tetapi untuk seluruh dunia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Cacar MonyetMonkeypoxMpoxTedros Adhanom GhebreyesusWHO
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Panas Ekstrem Karena Perubahan Iklim Mempengaruhi Kesehatan Tenaga Kerja Global

Next Post

KPU Kabupaten Gorontalo Membahas Pendaftaran Pasangan Calon Bersama Pemangku Kepentingan

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
KPU Kabupaten Gorontalo Membahas Pendaftaran Pasangan Calon Bersama Pemangku Kepentingan

KPU Kabupaten Gorontalo Membahas Pendaftaran Pasangan Calon Bersama Pemangku Kepentingan

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Dolphin Project, 52 Tahun Melindungi Lumba-Lumba di Seluruh Dunia

Cara Menangani Produk Kurban di Masa Pandemi Covid-19

Stok Populasi Ikan Napoleon di Kepulauan Natuna dan Anambas Sangat Rendah

Pusat Edukasi Lingkungan dan Restorasi Mangrove Mulai Dibangun di Muara Angke

BPBD Kota Gorontalo Bentuk Tim Teknis Pengkajian Kebutuhan Pascabencana

Indonesia Negara Perikanan dan Produsen Hiu Terbanyak ke-8 di Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.