Senin, Juni 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Panas Ekstrem Karena Perubahan Iklim Mempengaruhi Kesehatan Tenaga Kerja Global

redaksi
17 Agustus 2024
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Lebih Dari 90% Lautan Pernah Mengalami Kondisi Gelombang Panas

Lautan mengalami kondisi gelombang panas. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Dampak perubahan iklim bersifat global dalam ruang lingkup yang belum pernah terjadi sebelumnya. Panas ekstrem karena dampak perubahan iklim tersebut mempengaruhi kesehatan 70% tenaga kerja global.

Perubahan iklim menyebabkan pergeseran pola cuaca merusak hasil panen. Selain itu, naiknya permukaan laut dan meningkatkan kemungkinan bencana banjir.

Tanpa tindakan drastis saat ini, beradaptasi dengan dampak tersebut di masa depan akan lebih sulit.

Kita berada pada saat yang menentukan untuk mengubah jalan kemanusiaan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sekretaris Jenderal PBB menyerukan kerja sama internasional yang mendesak untuk mengatasi panas ekstrem, ancaman penting lainnya yang dibawa oleh perubahan iklim.

Perubahan iklim mengacu pada pergeseran suhu dan pola cuaca jangka panjang. Pergeseran seperti itu bisa jadi alami, karena perubahan aktivitas matahari atau letusan gunung berapi yang besar.

Namun sejak tahun 1800-an, aktivitas manusia telah menjadi pendorong utama perubahan iklim, terutama karena pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak dan gas.

Pembakaran bahan bakar fosil menghasilkan emisi gas rumah kaca yang bertindak seperti selimut yang melilit Bumi, memerangkap panas matahari dan menaikkan suhu.

Konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer bumi secara langsung terkait dengan suhu global rata-rata di Bumi.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: IPCCKrisis IklimNaiknya Permukaan LautPanas EkstremPBBPerubahan Iklim
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Ampil Menghantam Tokyo, Menyebabkan Gangguan Transportasi dan Ribuan Rumah Tanpa Listrik di Jepang

Next Post

Cacar Monyet Klad Baru di Afrika Penyebarannya Lebih Cepat

Postingan Terkait

Kondisi Gerah di Indonesia Bukan Gelombang Panas

Tahun 2025 Rekor Baru Kandungan Panas Laut di Kawasan Asia

22 Juni 2026
Asia Mengalami Pemanasan Lebih Cepat

Asia Mengalami Pemanasan Lebih Cepat

22 Juni 2026

Panas, Banjir dan Gelombang Panas Meluas di Asia Tahun 2025

WMO Menyoroti  Siklon Senyar dan Curah Hujan di Asia

Topan Mekkhala Menguat di Laut Filipina, Akan Berbelok di Tenggara Taiwan

Kerja Sama UNG dan Pemerintah Parigi Moutong Berfokus pada Program Afirmasi Fakultas Kedokteran

Pengunjung Hiu Paus Botubarani Membludak di Akhir Pekan, Senin Antrian 232 Orang

Badai Tropis Mekkhala Mendekati Kategori Topan di Laut Filipina

Next Post
WHO Memperluas Pengawasan Penyakit Monkeypox

Cacar Monyet Klad Baru di Afrika Penyebarannya Lebih Cepat

TERBARU

Tahun 2025 Rekor Baru Kandungan Panas Laut di Kawasan Asia

Asia Mengalami Pemanasan Lebih Cepat

Panas, Banjir dan Gelombang Panas Meluas di Asia Tahun 2025

WMO Menyoroti  Siklon Senyar dan Curah Hujan di Asia

Topan Mekkhala Menguat di Laut Filipina, Akan Berbelok di Tenggara Taiwan

Kerja Sama UNG dan Pemerintah Parigi Moutong Berfokus pada Program Afirmasi Fakultas Kedokteran

AmsiNews

REKOMENDASI

Firman Agus dan Budi Satria Pimpin AMSI Riau Periode 2023-2027

Gerakan Maju Tani Akan Cetak 10 Juta Petani Digital

Topan Jangmi Melintas di Dekat Pulau Okinawa

Paus Melon yang Kian Berkurang

Cacar Monyet Klad Baru di Afrika Penyebarannya Lebih Cepat

Ditpolair Masih Merampungkan Berkas Pelaku Bom Ikan di Pohuwato

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.