Darilaut – Banjir melanda Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Sementara di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah – yang berbatasan dengan Kabupaten Pohuwato—tujuh orang warga dalam pencarian karena tertimbun tanah longsor.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir bandang terjadi di sembilan desa di lima kecamatan di Kabupaten Pohuwato, pada Jumat (20/6). Lima kecamatan antara lain Kecamatan Paguat, Lemito, Wanggarasi, Randangan dan Taluditi.
Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pohuwato, selain korban jiwa, banjir juga berdampak pada 340 unit rumah warga dan satu fasilitas ibadah.
Petugas juga melaksanakan evakuasi warga yang rumahnya terdampak, menyiapkan tenda pengungsi dan dapur umum, mendistribusikan perlengkapan kebersihan dan makanan siap saji.
Hingga Sabtu (21/6) air masih menggenangi wilayah Kecamatan Wanggarasi dan Taluditi. Beberapa ruas jalan masih tergenang sehingga jalan masih belum dapat dilalui oleh kendaraan.
Tanah Longsor
Peristiwa tanah longsor terjadi di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, pada Sabtu (21/6). Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang yang menyebabkan pergerakan tanah di kawasan tersebut.




