Jumat, Juni 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peneliti Ajak Pelajari Kelomang, Hewan Kecil Indikator Kesehatan Lingkungan Laut

redaksi
22 Juli 2025
Kategori : Berita
0
Peneliti Ajak Pelajari Kelomang, Hewan Kecil Indikator Kesehatan Lingkungan Laut

Laut Banda Memiliki Keragaman Genus Kelomang Tertinggi di Indonesia

Darilaut – Para peneliti mengajak untuk mempelajari lebih lanjut mengenai kelomang.  Hewan kecil kelomang bukan merujuk untuk satu spesies.

Dengan spesies yang beragam, yang perlu dipelajari lebih lanjut, fungsi ekologis maupun potensi sebagai bioindikator kesehatan lingkungan laut.

Kelomang, hewan kecil yang sering kita temui di pantai dengan rumah cangkang di punggungnya, ternyata menyimpan cerita besar tentang kekayaan laut Indonesia.

Peneliti Pusat Riset Oseanografi (PRO) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Tyani mengatakan dengan memahami persebaran dan preferensi habitatnya, ”kita bisa tahu seberapa sehat laut kita.”

Sebab, ”kelomang bisa jadi ‘penjaga’ kecil yang memberi tanda kalau ekosistem sedang dalam bahaya,” kata Tyani dalam kegiatan Oceanography Biweekly Meeting (OBM), Senin (14/7).

Tyani menjelaskan hasil riset terbaru yang menyajikan data mendalam soal keragaman, sebaran, dan habitat kelomang dari keluarga Diogenidae.

Tujuan utama penelitian ini, kata Tyani, menyumbangkan data spesimen untuk memperkaya pemahaman kita soal penyebaran geografis dan habitat favorit mereka, dari perairan dangkal hingga laut dalam.

Sejak abad ke-19, para ilmuwan mencatat lebih dari 200 spesies kelomang di Indonesia, dengan keluarga Diogenidae tercatat paling kaya jenis.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINIndikator Kesehatan LautKelomang
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Mahasiswa UNG Kreasi Minuman Herbal Teh Koja Dari Rambut Jagung

Next Post

Laut Banda Memiliki Keragaman Genus Kelomang Tertinggi di Indonesia

Postingan Terkait

World Environment Day, 50 Kota Bersiap Menghadapi Panas Ekstrem

World Environment Day, 50 Kota Bersiap Menghadapi Panas Ekstrem

4 Juni 2026
Menangkap Tuna Sambil Bermain Layang-layang

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

4 Juni 2026

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Next Post
Laut Banda Memiliki Keragaman Genus Kelomang Tertinggi di Indonesia

Laut Banda Memiliki Keragaman Genus Kelomang Tertinggi di Indonesia

TERBARU

World Environment Day, 50 Kota Bersiap Menghadapi Panas Ekstrem

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

UNG Perkuat Tata Kelola Administrasi

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

AmsiNews

REKOMENDASI

Sungai Didingga Meluap, Banjir Bandang di Gorontalo Utara Tinggi 2 Meter

Gubernur Jawa Barat Tetapkan Perda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir

Olah Data di Kapal Ikan, Unsrat Koordinir WPP 716, Unkhair 715

1 Syawal 1446 H Jatuh pada Senin 31 Maret 2025

Dasar Laut Indonesia Menyimpan Gas Hidrat, Energi Alternatif Masa Depan

Kabupaten Sorong Selatan Deklarasi Kawasan Konservasi Perairan Berbasis Adat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.