Darilaut – Gempa dahsyat berkekuatan Magnitudo (M)7,5 mengguncang Davao Oriental, Filipina, pada Jumat (10/10), pukul 09.43 waktu setempat
Gempa tektonik melanda 44 km timur laut kota Manay pada pukul 09.43, kata Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs).
Phivolcs mengatakan gempa susulan dan kerusakan diperkirakan akan terjadi.
Phivolcs memperingatkan kemungkinan tsunami yang merusak, dengan gelombang pertama yang dapat terjadi antara pukul 09.43 hingga 11.43 pagi hari Jumat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa berpotensi tsunami tersebut dengan jarak 287 km barat laut Pulau Karatung, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
BMKG mencatat gempa Magnitudo 7,6 tersebut berada di kedalaman 56 Km, koordinat lokasi 7,34 LU-126,87 BT. Gempa terjadi pada Jumat pukul 08.43.58 WIB.
Melansir Kantor Berita Filipina, PNA, gelombang dapat berlanjut selama berjam-jam. Masyarakat di wilayah pesisir provinsi-provinsi berikut sangat disarankan untuk segera mengungsi ke dataran tinggi atau pindah lebih jauh ke pedalaman: Samar Timur, Leyte Selatan, Leyte, Kepulauan Dinagat, Surigao Del Norte, Surigao Del Sur, dan Davao Oriental.
“Pemilik kapal di pelabuhan, muara, atau perairan pantai dangkal di provinsi-provinsi yang disebutkan di atas harus mengamankan kapal mereka dan menjauh dari tepi pantai. Kapal yang sudah berada di laut selama periode ini harus tetap berada di lepas pantai di perairan dalam sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” kata Phivolcs.




