Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lautan Menyerap Lebih Sedikit CO2 Saat Suhu Global Meningkat

redaksi
18 Oktober 2025
Kategori : Berita, Iklim
0
Lautan Menyerap Lebih Sedikit CO2 Saat Suhu Global Meningkat

GAMBAR: WMO

Darilaut – Ketika Buletin Gas Rumah Kaca pertama kali diterbitkan pada tahun 2004, rata-rata tahunan tingkat CO2 atau karbon dioksida yang diukur oleh jaringan stasiun pemantauan Global Atmosphere Watch Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) adalah 377,1 ppm.

Pada tahun 2024, angkanya mencapai 423,9 ppm.

Sekitar setengah dari total CO2 yang dipancarkan setiap tahun tetap berada di atmosfer dan sisanya diserap oleh ekosistem daratan dan lautan Bumi. Namun, penyimpanan ini tidak permanen.

Seiring meningkatnya suhu global, lautan menyerap lebih sedikit CO2 karena penurunan kelarutan pada suhu yang lebih tinggi, sementara penyerap karbon di daratan terdampak dalam berbagai cara, termasuk potensi kekeringan yang lebih berkepanjangan.

Kemungkinan penyebab rekor pertumbuhan antara tahun 2023 dan 2024 adalah kontribusi besar dari emisi kebakaran hutan dan berkurangnya penyerapan CO2 oleh daratan dan lautan pada tahun 2024 – tahun terhangat yang pernah tercatat, dengan El Nino yang kuat.

Selama tahun-tahun El Nino, kadar CO2 cenderung meningkat karena efisiensi penyerap karbon daratan berkurang akibat vegetasi yang lebih kering dan kebakaran hutan – seperti yang terjadi pada kekeringan dan kebakaran luar biasa di Amazon dan Afrika bagian selatan pada tahun 2024.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Emisi gas rumah kacaKarbon DioksidaMetanaUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Laju Kadar CO2 di Atmosfer Meningkat

Next Post

Badai Tropis Fengshen Terbentuk di Dekat Filipina

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Badai Tropis Fengshen Terbentuk di Dekat Filipina

Badai Tropis Fengshen Terbentuk di Dekat Filipina

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Biodiversitas Ikan di Kawasan Segitiga Terumbu Karang Tertinggi di Dunia

BPBD di Seluruh Indonesia Diminta Siap Siaga Hadapi La Nina

AMSI, AJI, LBH Pers, dan HukumOnline Bersinergi Tingkatkan Literasi Hukum Media di Era AI

Fenomena La Nina, Kemenhub Siapkan Langkah Antisipasi di Sektor Transportasi

Banjir di KwaZulu-Natal, 643 Orang Meninggal Dunia dan 72 Hilang

Paus Bryde yang Terdampar di Ujungmanik Menuju Teluk Penyu, Cilacap

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.