Sabtu, Oktober 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

redaksi
18 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

GAMBAR: BMKG

Darilaut – Dalam sehari, pada Sabtu (15/8) terjadi tiga peristiwa gempa bumi sangat kuat di Indonesia. Gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi Sabtu pagi, kemudian Sumatra Utara (Sumut) sore dan Sulawesi Tengah (Sulteng) –tepatnya di Teluk Tomini- tengah malam.

Edukator Mitigasi Bencana, Dr. Daryono, melalui akun X (@daryono_eq_talk) menjelaskan bahwa kejadian ketiga gempa besar ini dalam satu hari yang sama murni merupakan kebetulan waktu (temporal coincidence) dari proses siklus seismik yang telah berjalan puluhan hingga ratusan tahun di masing-masing segmen tektonik.

Rangkaian tiga gempa bumi signifikan yang melanda kawasan Nusantara pada 15 Agustus 2026 terjadi dalam kurun waktu yang relatif sangat singkat, yakni hanya 18 jam 26 menit 57 detik.

Diawali oleh guncangan kuat M 7,7 di Flores NTT pada pukul 04.58.21 WIB atau 05.58.21 WIB, rentetan aktivitas seismik ini disusul oleh gempa M 6,4 di Sumatra Utara pada 17:54:51 WIB, dan ditutup oleh gempa M 5,9 di Sulteng pada 23.25.18 WIB atau 00.25.18 Wita.

“Kedekatan temporal ini kerap memicu spekulasi publik mengenai kemungkinan efek domino antar-gempa, namun dari kacamata fisika bumi, fenomena ini dikenal sebagai earthquake clustering,” kata Daryono yang juga anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), “sebuah kebetulan statistik di mana beberapa kejadian gempa independen terjadi berdekatan dlm kurun waktu tertentu tanpa adanya ikatan kausalitas langsung.”

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Dr. DaryonoGempa NTTSulawesi TengahSumatera UtaraZona Tektonik
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Next Post

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Postingan Terkait

Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

3 Oktober 2026
BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kondisi Kering Tinggi Jumlah Titik Panas

3 Oktober 2026

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

Mahasiswa FMIPA UNG Raih Medali Emas Kompetisi Chemistry Education Innovation 2026

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

Next Post
Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

TERBARU

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

Kondisi Kering Tinggi Jumlah Titik Panas

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Bumi M7,0 di Lepas Pantai Yilan Taiwan Disebabkan Lempeng Laut Filipina

Suhu Maksimum di Indonesia Bukan Gelombang Panas

Bakamla Tangkap Kapal Kayu Muat BBM Ilegal

Sejumlah Warga Kesulitan Air Bersih di Bone Bolango

Siklon Tropis Hayley Menguat Menjadi Kategori 2, Bawa Dampak Cuaca Ekstrem di Bali Hingga NTT

Gempa M 6,2 di Teluk Tomini Mengakibatkan Satu Orang Meninggal Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.