Selasa, September 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ilmuwan Meminta Presiden Putin Lepaskan Paus Orca dan Beluga

redaksi
19 Maret 2019
Kategori : Berita, Orca
0
Paus orca

Paus orca. FOTO: LAZAREVA VIA AWIONLINE.ORG

SEJUMLAH ahli biologi Mamalia Laut dari seluruh dunia meminta Presiden Rusia Vladimir Putin agar segera melepaskan orca (paus pembunuh) dan beluga yang ditawan di Rusia.

Hal ini disampaikan 34 ilmuwan melalui surat yang disampaikan, pada Senin 18 Maret 2019. Dari 34 ahli ini termasuk Dr Naomi Rose dari Animal Welfare Institute (AWI).

Para ahli mendesak agar Rusia segera melepaskan kurang lebih 80 beluga dan 10 orca yang “ditawan” di Timur Jauh Rusia. Rusia juga diminta agar berhenti menangkap Orca dan beluga di Laut Okhotsk untuk dijual ke taman laut di Rusia dan luar negeri.

Dalam surat yang dikirimkan ke kantor Presiden Rusia Vladimir Putin, 34 ilmuwan meminta agar pemerintah Rusia mengizinkan tim ahli Rusia dan internasional untuk mengevaluasi dan merawat mamalia laut tersebut. Mamalia laut ini dalam kondisi buruk. Dalam surat ini, dilampirkan dokumentasi mamalia laut tersebut.

Orca dan Beluga ini sengaja ditangkap dan dikurung dalam “penjara” untuk kemudian dijual ke akuarium Cina dan fasilitas di Rusia.

Setelah berbulan-bulan dalam “tawanan” dan menimbulkan kemarahan publik, Putin memerintahkan evaluasi terhadap semua opsi, termasuk melepaskan hewan-hewan itu. Namun hingga saat ini tidak ada perubahan signifikan.

Mengingat lamanya waktu yang dialami paus di dalam kurungan, para ilmuwan mendesak agar kandang diperluas ukurannya dan kualitas air serta sirkulasi ditingkatkan. Para ahli juga menekankan pentingnya mengembalikan hewan-hewan ini ke habitatnya, setelah rehabilitasi yang tepat.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Animal Welfare Institutepaus orcaRusia
Bagikan15Tweet3KirimKirim
Previous Post

Mengenaskan, Paus Moncong Cuvier Mati dengan 40 Kilogram Plastik di Perut

Next Post

Dua Kapal Ikan Vietnam Ditangkap di Natuna

Postingan Terkait

BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

Guncangan Maksimum Gempa Laut Flores M 7,7 Capai Skala VII MMI

15 September 2026
Gempa Susulan Laut Flores NTT Membentuk Klaster Tersendiri

Gempa Flores Memasuki Fase Peluruhan, Tercatat 15.722 Susulan

15 September 2026

Hasil Survei Tsunami Gempa Laut Flores M 7,7 NTT Tertinggi Capai 2,68 Meter

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mengandung Partikel PM2,5

Yayasan Bumi Tangguh Salurkan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Citra Satelit Copernicus Sentinel-5P Memperlihatkan Peningkatan Konsentrasi Sulfur Dioksida Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

46 Kecelakaan Kapal Ro-Ro di Perairan Indonesia, KNKT Ingatkan Soal Akurasi Manifes dan Muatan

Kapal Ro-Ro KMP Virgo Transport 8 yang Terbalik di Laut Jawa Sudah Berusia 39 Tahun

Next Post
kapal ikan Vietnam

Dua Kapal Ikan Vietnam Ditangkap di Natuna

Komentar tentang post

TERBARU

Guncangan Maksimum Gempa Laut Flores M 7,7 Capai Skala VII MMI

Gempa Flores Memasuki Fase Peluruhan, Tercatat 15.722 Susulan

Hasil Survei Tsunami Gempa Laut Flores M 7,7 NTT Tertinggi Capai 2,68 Meter

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mengandung Partikel PM2,5

Yayasan Bumi Tangguh Salurkan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Citra Satelit Copernicus Sentinel-5P Memperlihatkan Peningkatan Konsentrasi Sulfur Dioksida Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Ribuan Warga Filipina Mulai Terdampak Topan Doksuri

Terduga Pengebom Ikan di Banggai Laut Ditangkap KKP

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Angin Kencang Melanda Maros

Bibit Siklon Tropis 93W Berkembang di Dekat Kepulauan Talaud

BPK Cek Fisik Bantuan Kapal KKP

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.