“Kami berterima kasih kepada pihak berwenang Rusia, termasuk Presiden Putin, atas pertimbangan yang mereka perlihatkan terhadap paus-paus yang menderita ini,” kata Dr Rose, seperti dikutip awionline.org.
Menurut Rose, ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa hewan-hewan muda ini memiliki peluang hidup jika dilepaskan di habitat dan populasinya. Mamalia laut ini dapat belajar bagaimana cara bertahan hidup di alam liar.
“Kami berharap pemerintah Rusia akan segera mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan ini,” ujarnya.
Menangkap cetacea merupakan tindakan ilegal, kecuali untuk tujuan ilmiah dan pendidikan. Perusahaan yang menangkap paus ini mengklaim untuk tujuan pendidikan. Beluga dijual dengan puluhan ribu dolar untuk taman laut di Cina, sedangkan orca nilannya jutaan dolar.
Beberapa negara telah mengeluarkan undang-undang yang melarang penangkapan cetacea di perairan laut, larangan impor dan ekspor.*
Sumber: awionline.org





Komentar tentang post