Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

ISKINDO: Jawa Timur Pusat Industri Maritim

redaksi
12 Juli 2019
Kategori : Berita
0
ISKINDO: Jawa Timur Pusat Industri Maritim

Seminar Nasional Kelautan (Seminakel) Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan (FTIK) Universitas Hang Tuah (UHT) ke XIV, Kamis (11/7). FOTO: DOK. ISKINDO

Surabaya – Jawa Timur mempunyai sejarah panjang dan telah berkontribusi dalam pembangunan maritim Indonesia.

Untuk itu, dalam mendukung dan mengakselerasi Indonesia sebagai poros maritim dunia, Jawa Timur perlu mempunyai peran strategis dengan modalitas sumberdaya manusia, infrastruktur dan sumberdaya alam. Beberapa hal yang perlu dikembangkan adalah industri perkapalan dan sentra garam nasional.

Hal tersebut terungkap dalam fokus group diskusi DPW Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) Jawa Timur yang berlangsung di Universitas Hang Tuah (UHT) Kamis (11/7). Kegiatam diskusi diselenggarakan dalam rangka pelantikan pengurus DPW ISKINDO Jawa Timur.

Ketua Umum ISKINDO, M Zulficar Mochtar mengatakan, industri perkapalan nasional sedang dalam kondisi kritis. “Saat ini ada sekitar 270 galangan kapal dalam kondisi sekarat karena dalam kondisi mati suri,” kata Zulficar.

Oleh karena itu, mesti ada langkah dan terobosan baru untuk merevitalisasi industri perkapalan dalam negeri untuk kembali bergairah.

“Masih ada gap antara kampus, pemerintah, industri dan pasar untuk mengembangkan industri perkapalan,” kata Zulficar.

Selain industri perkapalan, masalah lain di Jawa Timur adalah soal garam. Kisruh masalah garam perlu dijawab dengan teknologi.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: GaramIndustri PerkapalanISKINDOJawa Timur
Bagikan13Tweet2KirimKirim
Previous Post

Ini Rekomendasi Jaring Hantu

Next Post

Provinsi Bali Bahas Rencana Zonasi Wilayah Pesisir

Postingan Terkait

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

19 Juni 2026
Korban Tewas Gempa Sarangani di Mindanao Meningkat Menjadi 37 Orang

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

19 Juni 2026

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Next Post
Provinsi Bali Bahas Rencana Zonasi Wilayah Pesisir

Provinsi Bali Bahas Rencana Zonasi Wilayah Pesisir

Komentar tentang post

TERBARU

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Evakuasi Wajib Diberlakukan Sebelum Topan Sangat Dahsyat Menyerang Filipina

1 Miliar Ton Makanan Terbuang Sia-sia

Integrasi Jasa Ekosistem di Cagar Biosfer Wakatobi

Forensik Kayu BRIN Ungkap Dinamika Material Banjir dan Longsor di Wilayah Sumatra

Penyu Lekang Mati Terdampar di Pulau Santen, Banyuwangi

Kasus Bakteri “Pemakan Daging” di Jepang Mencapai Rekor Tertinggi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.