Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

1000 Sungai Penyumbang Plastik Paling Banyak ke Laut

redaksi
25 Mei 2021
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
1000 Sungai Penyumbang Plastik Paling Banyak ke Laut

The Ocean Cleanup/PHYS.ORG

Darilaut – Sebuah tim peneliti yang berafiliasi dengan beberapa institusi di Belanda dan satu di Jerman telah membuat daftar 1000 sungai di seluruh dunia yang paling banyak berkontribusi pada sampah plastik ke lautan dunia.

Dalam makalah yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances, kelompok tersebut menjelaskan studi mereka tentang faktor-faktor yang memasukkan plastik ke laut. Penelitian ini untuk mengetahui sungai mana yang menjadi kontributor terbesar.

Phys.org melansir, Senin 17 Mei 2021, penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa sejumlah besar plastik buatan manusia masuk ke lautan dunia.

Banyak penelitian telah menunjukkan dampak plastik terhadap makhluk yang hidup di laut. Terutama yang terpapar mikroplastik.

Dalam upaya ini, para peneliti berusaha menemukan sumber utama plastik di lautan.

Untuk melacak jalur plastik dari tempat mereka digunakan ke laut, para peneliti melihat kemungkinan rute dan menemukan tiga pendorong utama. Seperti angin dan berbagai bentuk presipitasi yang memindahkan plastik dari satu area ke area lain, serta jarak tempuh plastik untuk sampai ke laut.

Jarak perjalanan memainkan faktor utama yang memungkinkan plastik sampai ke laut. Plastik yang digunakan di dekat laut, misalnya, atau di dekat sungai yang jaraknya pendek ke laut, memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk sampai ke laut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Polusisampah plastikSungai Tercemar
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Putusan Pengadilan, PT BUCP Cemari Sungai Citarum

Next Post

Malam Ini Puncak Gerhana Bulan Super

Postingan Terkait

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

28 Juni 2026
Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

27 Juni 2026

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

Next Post
Malam Ini Puncak Gerhana Bulan Super

Malam Ini Puncak Gerhana Bulan Super

Komentar tentang post

TERBARU

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

AmsiNews

REKOMENDASI

Pasar Karbon Global Untuk Mengurangi Emisi

Banjir Menggenangi Simeulue dan Natuna

Siklon Tropis Narelle Melemah di Northern Territory Australia

Menghadapi Topan Super Ragasa Provinsi Guangdong Tingkatkan Tanggap Darurat

Banjir Bandang Terjang Bone Bolango dan Gorontalo Utara

Lahan Basah Diambang Kehancuran

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.