Minggu, September 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

1,1 Miliar Anak Menghadapi Tiga Bahaya Iklim

redaksi
21 Juni 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
Krisis Iklim: Pemanasan Global Mengubah Wajah Planet Bumi

Krisis Iklim. GAMBAR: UNEP

Laporan ini menggunakan data terbaru yang tersedia untuk memetakan paparan anak-anak terhadap delapan ancaman iklim yang paling sering terjadi, termasuk banjir pesisir, kekeringan, panas ekstrem, kebakaran, gelombang panas, banjir sungai, serta badai pasir, debu, dan tropis.

Menurut temuan tersebut, lebih dari 296 juta anak tinggal di daerah yang terpapar ketiga kondisi tersebut.

Kombinasi kedua yang paling umum – kekeringan, panas ekstrem, dan badai tropis – membuat lebih dari 115 juta anak di seluruh dunia terpapar ancaman yang tumpang tindih ini.

Polusi udara memengaruhi hampir setiap anak di seluruh dunia.

Dampak Iklim

Selain delapan bahaya iklim yang paling sering terjadi, laporan tersebut menganalisis paparan anak-anak terhadap polusi udara dan malaria, yang merupakan dua risiko yang sangat sensitif terhadap dampak perubahan iklim.

Data menunjukkan bahwa polusi udara memengaruhi hampir setiap anak di seluruh dunia, sementara satu miliar anak terpapar malaria, menambah lapisan bahaya lain bagi anak-anak yang sudah menghadapi berbagai bahaya iklim.

Tanpa upaya mendesak untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, bahaya iklim akan semakin sering dan parah, sehingga semakin membebani anggaran dan sistem pemerintah sekaligus mengancam kesejahteraan anak-anak, demikian peringatan laporan tersebut.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Gelombang PanasKekeringanKrisis IklimMalariaPanas EkstremUNICEF
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

949 Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Next Post

Prodi Psikologi UNG Sidang Skripsi dan Yudisium Perdana

Postingan Terkait

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

20 September 2026
Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

20 September 2026

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Next Post
Prodi Psikologi UNG Sidang Skripsi dan Yudisium Perdana

Prodi Psikologi UNG Sidang Skripsi dan Yudisium Perdana

TERBARU

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Penuhi Target Konservasi Laut 20 Juta Hektare

Libur Tahun Baru, Hati-Hati Arus Kuat di Pantai Selatan Jawa

Januari 2024 Rekor Terpanas

KKP Tangkap 2 Kapal Ikan dan 9 Rumpon Filipina di Laut Sulawesi

32 Lumba-Lumba Terdampar di Dekat Tokyo

Elkana Amarduan, 23 Tahun Merawat Rambu Suar di Perbatasan Indonesia – Australia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.