Rabu, November 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

230 Tukik Lekang Dilepas di Pantai Polewali Mandar

redaksi
9 Agustus 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
230 Tukik Lekang Dilepas di Pantai Polewali Mandar

Tukik penyu lekang. FOTO: Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan/KSDAE

Darilaut – Sebanyak 230 tukik penyu lekang (Lepidochelys olivacea) di pantai Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Rabu (3/8).

Ratusan tukik tersebut hasil penyelamatan sarang penyu maupun relokasi sarang ke rumah penyu oleh komunitas Sahabat Penyu Sulawesi Barat.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan dan komunitas Sahabat Penyu melepas tukik ini di pantai Mampie Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo.

Pantai Mampie merupakan salah satu lokasi peneluran penyu di Sulawesi Barat. Jenis penyu yang bertelur yaitu penyu lekang dan penyu hijau.

Sejak 2013, upaya konservasi telur penyu telah dirintis oleh Muhammad Yusri. Keberadaan telur-telur penyu ini menjadi perburuan warga untuk dijual.

Pada tahun 2016, Yusri mendirikan komunitas Sahabat Penyu beserta Rumah Penyu di pantai Mampie.

Yusri menjelaskan arti penting keberadaan Rumah Penyu bagi masyarakat sekitar. “Keberadaan rumah penyu di Mampie menjadi tempat beraktivitas komunitas Sahabat Penyu,” ujar Yusri.

“Selain itu juga dimanfaatkan masyarakat setempat dalam hal berbagai kegiatan misalnya pertemuan, musdus, dan lain-lain.”

“Rumah penyu juga menjadi tempat belajar anak-anak sekitar misalnya mengenal penyu, satwa laut lainnya. Kawasan rumah penyu juga sebagai tempat proses bertelurnya penyu, karena di sekitar sini banyak setiap tahunnya penyu yang bertelur.”

Tags: KSDApenyu lekangPolewali MandarSulawesi BaratTukik
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

4 Orang Hilang Karena Banjir di Parigi Moutong Belum Ditemukan

Next Post

Pelaksana Uji Kompetensi Wartawan Harus Penuhi Ketentuan Dewan Pers

Postingan Terkait

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

4 November 2026
Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

3 November 2026

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

Tsunami Bencana Paling Mematikan

Kekuatan Kearifan Lokal Smong dari Pulau Simeulue Aceh, Menyelamatkan Nyawa untuk Mitigasi Bencana Tsunami

Hari Kesadaran Tsunami Sedunia: Kisah Tentang Smong dari Pulau Simeulue Aceh

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

Next Post
Pelaksana Uji Kompetensi Wartawan Harus Penuhi Ketentuan Dewan Pers

Pelaksana Uji Kompetensi Wartawan Harus Penuhi Ketentuan Dewan Pers

Komentar tentang post

TERBARU

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

Kearifan Lokal Smong Masuk Kurikulum Sekolah di Simeulue

Tsunami Bencana Paling Mematikan

Kekuatan Kearifan Lokal Smong dari Pulau Simeulue Aceh, Menyelamatkan Nyawa untuk Mitigasi Bencana Tsunami

Hari Kesadaran Tsunami Sedunia: Kisah Tentang Smong dari Pulau Simeulue Aceh

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Bualoi Mendekati Da Nang, Vietnam

231.104 Calon Mahasiswa Lulus SNBT 2024

Januari – Mei, Batam Eskpor Ikan Rp 93,88 Miliar

WTO: Perdagangan Dapat Menjadi Solusi Mengatasi Krisis dan Tantangan Lingkungan

Menko Luhut: Sampah Memberikan Dampak Negatif Bagi Pariwisata

Untuk Apa Kapal China di Perairan Galapagos

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.