Sabtu, Juni 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

2,4 Miliar Orang Tinggal di Negara yang Kekurangan Air

redaksi
18 Januari 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
2,4 Miliar Orang Tinggal di Negara yang Kekurangan Air

Sistem irigasi tetes yang baru dipasang di Jamaika sangat membantu petani dalam mengatasi kekurangan air akibat perubahan iklim. FOTO: THOMAS GORDON-MARTIN/UNEP

Darilaut –  Sebanyak 2,4 miliar orang saat ini tinggal di negara-negara yang kekurangan air. Banyak negara yang mengalami kekurangan air dan membutuhkan sumber daya air tawar.

Seperti di Jamaika. Ketika kita berkendara menyusuri jalan berdebu di distrik pedesaan Mount Airy akan melihat lusinan tangki air berwarna hitam, banyak yang terhubung dengan pipa pembuangan ke atap rumah di sekitarnya.

Tangki-tangki itu berukuran tinggi dua meter. Mereka mengumpulkan air hujan dan melalui sistem irigasi tetes, menyalurkannya ke ladang terdekat yang dipenuhi tomat, paprika, dan ubi jalar.

Di daerah yang semakin dilanda kekeringan dan dikaitkan dengan perubahan iklim, tangki-tangki ini telah menjadi sumber penghidupan bagi para petani lokal.

“Semua orang yang saya kenal menghadapi tantangan yang sama yaitu berkurangnya curah hujan dan curah hujan yang sulit diprediksi,” kata petani Althea Spencer, seperti dikutip dari Unep.org.

Memiliki sistem pemanenan air hujan “terasa cukup menyenangkan,” ujarnya.

Pekerjaan di Mount Airy tersebut didukung oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP).

Hal ini merupakan bagian dari dorongan masyarakat di seluruh dunia untuk mengelola air secara lebih berkelanjutan dan menemukan sumber air baru, sebuah upaya yang melibatkan segala hal mulai dari pemurnian limbah hingga penyemaian awan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: JamaikaKekurangan AirKrisis AirLeticia CarvalhoUNEP
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dewan Pers Ajak Capres-Cawapres Deklarasikan Komitmen Pada Kemerdekaan Pers

Next Post

Mengembangkan Kemampuan Kreativitas Anak di Sekolah

Postingan Terkait

Bibit Siklon Tropis 90S Masih Berada di dekat Pulau Enggano Bengkulu

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

6 Juni 2026
Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

6 Juni 2026

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

Dosen UNG Meriset Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini di Slovakia

Pemodelan Instrumen Penting dalam Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

Next Post
Mengembangkan Kemampuan Kreativitas Anak di Sekolah

Mengembangkan Kemampuan Kreativitas Anak di Sekolah

TERBARU

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

Dosen UNG Meriset Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini di Slovakia

AmsiNews

REKOMENDASI

Penarikan AS dari WHO Berisiko Bagi Keselamatan Global

Musim Badai Atlantik dan El Nino

Senyawa Bioaktif Teripang Hitam Ungkap Peluang Baru Terapi Kanker hingga Antiaging

Terduga Pengebom Ikan di Banggai Laut Ditangkap KKP

Bandara Internasional Yogyakarta Miliki Sistem Deteksi Gempa dan Tsunami

64 Persen Kontribusi Perikanan Tangkap di Jawa Barat dari Indramayu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.