Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

30 Varian Ikan Nemo Telah Dibudidaya dengan Metode Kawin Silang

redaksi
12 Juni 2022
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0
30 Varian Ikan Nemo Telah Dibudidaya dengan Metode Kawin Silang

Ilustrasi ikan nemo. FOTO: DARILAUT.ID

Nemo adalah ikan hias laut yang dikenal dengan sebutan Clownfish (ikan badut).

Beberapa varian ikan nemo ini kemudian dilepas di Pulau Wangi Wangi Kabupaten Wakatobi pada Kamis (9/6). Kegiatan ini untuk menjaga ekologi laut di salah satu kawasan segitiga terumbu karang dunia, seperti Wakatobi.

Sebagai salah satu lokasi dari kawasan segitiga terumbu karang dunia, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk tetap menjaga ekosistem laut khususnya ikan hias melalui tebar benih ikan nemo, agar populasinya terjaga dan tetap lestari di perairan Wakatobi.

Tebar benih ikan nemo ini di Pantai Sombu yang merupakan spot diving di Pulau Wangi-wangi.

Menurut Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb Haeru Rahayu, 8.000 ekor ikan nemo yang ditebar merupakan hasil budidaya yang berhasil dikembangkan UPT di bawah DJPB.

Penebaran ikan nemo ditujukan untuk pelestarian kawasan Wakatobi dan menjaga ekosistem ikan nemo tetap lestari, karena Wakatobi merupakan salah satu kawasan segitiga terumbu karang dunia.

“Kami menebar 8 ribu ekor benih ikan nemo hasil budidaya dari dua UPT DJPB yaitu Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon (BPBL Ambon) dan Balai Perikanan Budidaya Laut Batam (BPBL Batam),” kata Tb Haeru Rahayu.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Ikan NemoKKPPerikanan budidayaWakatobi
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kolam Pengendapan Bekas Tambang Prospektif untuk Produksi Ikan Hias

Next Post

Rekor Gelombang Panas Mengancam Masa Depan Pertanian Asia Selatan

Postingan Terkait

Kapal ikan

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

13 Mei 2026
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

13 Mei 2026

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Next Post
India Menghadapi Gelombang Panas yang Hebat

Rekor Gelombang Panas Mengancam Masa Depan Pertanian Asia Selatan

Komentar tentang post

TERBARU

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Perkuat Kerjasama Konservasi Terumbu Karang

Perdagangan Ikan Karang Hidup Terkait dengan Illegal Fishing

Pesawat Lion Jatuh, Basarnas Lakukan Penyelaman

Ismail Madjid Resmi Dilantik Sebagai Penjabat Wali Kota Gorontalo

Banjir Melanda Limboto Barat Kabupaten Gorontalo

Mahasiswa KKN UNG Aktif Sosialisasi Pentingnya Konservasi Air Tanah di Olele

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.