Darilaut – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu. Bertambahnya guru besar ini memperkuat pilar keilmuan di lingkungan UNG.
Rektor UNG, Prof. Dr. Eduart Wolok, mengatakan, pencapaian gelar guru besar bukan sekadar prestasi individual, melainkan capaian institusi yang patut disyukuri bersama.
“Menjadi guru besar berarti telah mencapai level tertinggi dalam pencapaian ilmu,” ujar Rektor.
Pada tahap ini, “seorang akademisi diharapkan tidak hanya unggul secara keilmuan,” tetapi juga menjadi teladan, gemar berbagi ilmu, dan “memiliki dedikasi yang lebih besar untuk mengabdi kepada bangsa,” kata Rektor.
Rektor menegaskan bahwa guru besar adalah cendekiawan yang memiliki tanggung jawab moral dan intelektual, untuk menjadi role model bagi sivitas akademika dan masyarakat.
Semangat dan konsistensi kelima guru besar baru dalam meraih jabatan akademik tertinggi dinilai layak untuk diteladani oleh generasi akademisi berikutnya.
“Dengan bertambahnya jumlah guru besar di UNG diharapkan mampu meningkatkan daya saing universitas di tengah dinamika dan persaingan perguruan tinggi yang semakin kompetitif,” ujar Prof. Eduart.
“Keberadaan guru besar menjadi modal strategis bagi UNG untuk memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada Masyarakat.”




