Lokasi penguburan akan ditentukan oleh Kepala Desa setempat dengan pertimbangan dari tim teknis. Kegiatan evakuasi dan penguburan melibatkan masyarakat nelayan setempat.
Penyebab terdamparnya 52 paus pilot di pantai Mondu Bangkalan Madura ini, berdasarkan analisa tim dokter hewan dapat disebabkan karena beberapa faktor.
Pertama, kerusakan sonar pada pemimpin kelompok koloni. Hal ini akan diketahui dari hasil nekropsi paus yang diperkirakan sebagai pemimpin koloni.
Selanjutnya, pengaruh arus yang besar sehingga menyebabkan paus terbawa arus hingga ke pantai.
Selain itu, adanya jenis plankton yang bersifat racun dan memabukkan paus. Ada kemungkinan paus mengejar mangsa dan memakan ikan yang memakan plankton beracun tersebut.
Paus mengalami keracunan dan terjebak saat air surut dan tidak dapat kembali ke laut lepas.
“Tim akan mengambil sampel air dimana plankton-plankton itu berada dan mencocokan kandungannya dengan hasil nekropsi pada paus. Secara visual keberadaan plankton di perairan merubah warna air laut menjadi kemerahan,” kata Wiwied.
Penguburan dilakukan dengan menggali sedalam 2,5 sampai 3 meter, ditutup dengan jaring dan dipasak untuk selanjutnya dilakukan penimbunan. Pelaksanaannya disesuaikan dengan waktu dan cuaca di sekitar lokasi.





Komentar tentang post