Sabtu, Mei 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ada Makhluk Hidup Terkecil di Balik Batu Kapur Gorontalo

redaksi
6 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Ada Makhluk Hidup Terkecil di Balik Batu Kapur Gorontalo

GAMBAR: Yuliana Retnowati, et al

Aktinomiset karst Gorontalo yang ditemukan dalam penelitian ini membuka peluang yang beragam, seperti penggunaan pupuk hayati (biofertilizer) berbasis bakteri tanah lokal. Sebagai Rhizobacteria Peningkat Pertumbuhan Tanaman, isolat-isolat Streptomyces ini bisa dikembangkan menjadi produk yang disemprotkan atau diinokulasikan ke akar tanaman yang memberikan manfaat ganda: meningkatkan ketersediaan fosfor sekaligus memacu pertumbuhan melalui produksi hormon IAA.

Kelebihan pendekatan ini dibanding pupuk kimia antara lain: ramah lingkungan, berkelanjutan, biaya produksi yang berpotensi lebih rendah, serta menjaga keseimbangan ekosistem tanah.

Temuan ini, dalam konteks pertanian modern yang semakin menekankan keberlanjutan (sustainability), sangat relevan.

Karst adalah ekosistem unik yang terdiri dari lapisan tanah tipis di atas batuan karbonat. Keunikan ekosistem karst menyebabkan jenis vegetasi menjadi lebih spesifik.

Hasil pengamatan di tiga lokasi ekosistem karst Gorontalo menunjukkan bahwa tanaman dapat tumbuh dengan baik di ekosistem karst.

Hal ini memicu tanaman yang hidup di wilayah ini memiliki sifat adaptif terhadap kandungan kapur dan kekeringan. Kandungan kapur yang tinggi di ekosistem karst menyebabkan beberapa jenis unsur esensial bagi tanaman menjadi tidak tersedia.

Halaman 4 dari 5
Sebelumnya1...345Selanjutnya
Tags: Batu KapurEkosistem KarstgorontaloUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Perkiraan ENSO Maret Hingga Mei 60%, La Nina 30%, El Nino 10%

Next Post

Indonesia yang Berada di Dekat Garis Khatulistiwa Tak Lagi Aman Risiko Siklon Tropis

Postingan Terkait

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

2 Mei 2026
Hari Internasional Untuk Pembelajaran Digital Berfokus Pada Pendidikan Publik

Dosen UNG Menyoroti Gagal Bayar Pinjol Kalangan Anak Muda

2 Mei 2026

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

Next Post
Siklon Tropis Horacio Makin Menguat di Dekat Port Marthurin

Indonesia yang Berada di Dekat Garis Khatulistiwa Tak Lagi Aman Risiko Siklon Tropis

TERBARU

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

Dosen UNG Menyoroti Gagal Bayar Pinjol Kalangan Anak Muda

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

AmsiNews

REKOMENDASI

Analisis BMKG, Sejak 1866 Perubahan Iklim Telah Terjadi di Indonesia

KNKT Investigasi Penyebab Kecelakaan Pesawat Sam Air di Pohuwato

Biro Meteorologi Australia: Intensitas Jasper Menguat Menjadi Badai Kategori 4

Menhub Mendorong Muatan Balik Tol Laut

Libatkan Satu Juta Relawan, Pemerintah DKI Dukung Clean Up Jakarta Day

Dewan Pers dan IMS Tanda Tangani MoU Penguatan Keamanan bagi Pers Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.