Kamis, Agustus 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Indonesia yang Berada di Dekat Garis Khatulistiwa Tak Lagi Aman Risiko Siklon Tropis

redaksi
6 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Siklon Tropis Horacio Makin Menguat di Dekat Port Marthurin

Ilustrasi siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Perairan Indonesia yang dekat dengan Samudra Pasifik dan Hindia menjadi tempat bertumbuh bibit siklon tropis.

Jarang sekali siklon tropis menempuh jalur di wilayah daratan Kepulauan Nusantara. Kini wilayah Indonesia tak aman lagi risiko siklon tropis.

Hasil penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Indonesia kini semakin rentan terhadap ancaman siklon tropis.

Kondisi terkini menunjukkan adanya peningkatan intensitas dan pergeseran wilayah pembentukan siklon akibat perubahan iklim dan suhu laut yang semakin hangat.

Temuan ini disampaikan oleh peneliti Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Yosef Prihanto, pada Kamis (5/3).

Menurut Yosef, selama ini Indonesia dianggap relatif aman dari siklon karena letaknya dekat dengan garis khatulistiwa.

Namun, kondisi tersebut kini berubah. “Indonesia bukan lagi wilayah yang aman dari siklon. Suhu laut yang semakin hangat membuat peluang terbentuknya siklon semakin besar, bahkan lebih dekat ke wilayah kita,” kata Yosef, mengutip Brin.go.id.

Berdasarkan analisis data 1990–2023, tercatat ratusan siklon terjadi di wilayah selatan Indonesia, dan puluhan di antaranya terbentuk di dalam wilayah Indonesia sendiri. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran pola yang perlu diwaspadai.

Peristiwa seperti Siklon Seroja pada 2021 menjadi contoh nyata dampak siklon tropis, yang memicu hujan ekstrem, banjir bandang, dan korban jiwa.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Badai siklon SenyarBibit Siklon TropisBRINSiklon TropisSuhu Permukaan Laut
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ada Makhluk Hidup Terkecil di Balik Batu Kapur Gorontalo

Next Post

Hujan Masih Mendominasi Indonesia 6 Hingga 12 Maret

Postingan Terkait

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

13 Agustus 2026
Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

13 Agustus 2026

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

Budaya Akademik dan Kehidupan Kampus Langkah Awal Pembekalan Bagi Mahasiswa Baru UNG

Tersebar di 11 Fakultas Sebanyak 5.166 Mahasiswa Baru Menjadi Bagian UNG

Next Post
Indonesia Masih Puncak Musim Hujan, Cuaca Lebaran 2026 Relatif Kondusif

Hujan Masih Mendominasi Indonesia 6 Hingga 12 Maret

TERBARU

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

AmsiNews

REKOMENDASI

Penjarahan dan Pencurian Benda Berharga di Perairan Indonesia

Suara Tidak Sah PSU Gorontalo Utara Rendah, Hanya 0,82%

Anggota Dewan Pers Sapto Anggoro Resmikan Wombohe Jurnalis di Gorontalo

FPIK-IPB University Lakukan Uji Kompetensi Bidang Perikanan dan Kelautan

Ini Keunikan Ikan Hiu Berjalan yang Bergerak dengan Otot Sirip Dada

Banjir Halmahera Utara, 1.801 Orang Mengungsi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.