Kondisi fisikokimia yang cenderung seragam di ekosistem karst Gorontalo dengan kehadiran aktinomisetes yang didominasi oleh anggota genus Streptomyces. Aktinomisetes dapat melarutkan fosfat dan menghasilkan asam indol asetat untuk pertumbuhan tanaman.
Hasil riset ini, menurut peneliti, aktinomisetes yang berasosiasi dengan rizosfer tanaman di ekosistem karst Gorontalo berpotensi dikembangkan sebagai Rhizobacteria Peningkat Pertumbuhan Tanaman atau Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR).
Aktinomiset adalah kelompok bakteri unik yang secara morfologi menyerupai jamur — mereka memiliki filamen (hifa) yang membentuk miselium di dalam tanah.
Makhluk ini produsen alami senyawa bioaktif yang luar biasa: sekitar 70% antibiotik yang digunakan dalam dunia medis saat ini berasal dari kelompok bakteri ini. Namun peran aktinomiset tidak berhenti di situ.
Di alam, mereka adalah “pekerja tanah” yang sibuk: mengurai bahan organik kompleks, mendaur ulang unsur hara, dan — yang paling menarik dalam penelitian ini — membantu tanaman menyerap fosfor dari dalam tanah yang sulit sekalipun.
Aktinomiset termasuk golongan bakteri pemacu pertumbuhan tanaman. Mereka hidup di rizosfer — lapisan tanah tipis yang menempel langsung pada akar tanaman — dan menjalin hubungan simbiosis yang saling menguntungkan dengan tanaman inangnya.




