Senin, Oktober 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ada Makhluk Hidup Terkecil di Balik Batu Kapur Gorontalo

redaksi
6 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Ada Makhluk Hidup Terkecil di Balik Batu Kapur Gorontalo

GAMBAR: Yuliana Retnowati, et al

Darilaut – Wilayah Provinsi Gorontalo berada di lokasi ekosistem karst yang di dalamnya telah beradaptasi bakteri-bakteri selama ribuan tahun dengan kondisi ekstrem.

Makhluk hidup terkecil bersel tunggal berada di bawah permukaan tanah karst yang keras. Di balik batu kapur bakteri ini mampu membantu tanaman bertahan hidup dan bahkan tumbuh subur.

Lanskap karst Gorontalo tampak tandus dan berbatu. Namun tersimpan kekayaan mikrobiologis yang luar biasa. Bakteri-bakteri kecil itu berproses dan mengembangkan kemampuan biokimia yang bernilai tinggi bagi manusia.

Kondisi fisik yang sebagian tak kasat mata itu memiliki sebuah tanda adanya hubungan ekologis untuk pertanian berkelanjutan.

Ekosistem karst terbentuk dari batuan karbonat seperti batu kapur (limestone) yang secara perlahan terlarut oleh air hujan selama jutaan tahun. Hasilnya adalah lanskap unik berupa gua, lembah, dan bukit-bukit berbatu yang khas. Ekosistem karst tersebar luas — termasuk di Gorontalo, Sulawesi.

Sejumlah peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG) masing-masing Yuliana Retnowati, Novri Youla Kandowangko, Abubakar Sidik Katili, Wawan Pembengo telah mengindentifikasi mikroorganisme di Bukit Bangga di daerah pesisir Bangga Bubaa, Kabupaten Boalemo, Bukit sekitar Danau Limboto, Kabupaten Gorontalo, dan Bukit Pantai Oluhuta di Kabupaten Bone Bolango. Sampel tanah rizosfer dikumpulkan dari kedalaman tanah 15-30 cm.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Batu KapurEkosistem KarstgorontaloUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Perkiraan ENSO Maret Hingga Mei 60%, La Nina 30%, El Nino 10%

Next Post

Indonesia yang Berada di Dekat Garis Khatulistiwa Tak Lagi Aman Risiko Siklon Tropis

Postingan Terkait

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

12 Oktober 2026
Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

12 Oktober 2026

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Topan Nolo Terus Melemah Menjadi Depresi Tropis di Timur Tenggara Tokyo

Variasi Baru Budidaya Udang Air Payau dan Menanam Padi di Lahan yang Sama di Delta Mekong

Next Post
Siklon Tropis Horacio Makin Menguat di Dekat Port Marthurin

Indonesia yang Berada di Dekat Garis Khatulistiwa Tak Lagi Aman Risiko Siklon Tropis

TERBARU

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

AmsiNews

REKOMENDASI

Ini Rekomendasi KNKT Kecelakaan KM Cahaya Arafah di Halmahera Selatan

Konsumen Ikan Tak Terlindungi, Pemerintah Terlalu Baik dengan Importir

Pesut Terdampar di Bintan

Gelombang Tinggi, Kemenhub Keluarkan Maklumat Pelayaran

Masyarakat Maritim Diimbau Hati-hati pada Sindikat Penipu

Efektivitas Restorasi Terumbu Karang dengan Memastikan Fungsi Ekosistemnya Pulih

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.