Selasa, Juli 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Akhir Maret Masih menunjukkan La Nina Lemah di Indonesia Tengah dan Timur

redaksi
28 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Idul Fitri, Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Kondisi cuaca. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kondisi cuaca di Indonesia masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer skala global, regional, dan lokal sepekan ke depan.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)  menunjukkan nilai Southern Oscillation Index (SOI) yang teramati sebesar +14.2, yang menunjukkan La Nina lemah.

Hal ini, menurut Direktorat Meteorologi Publik BMKG, berpengaruh dalam peningkatan pola konvektif di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

Selain itu, kata BMKG, analisis regional berdasarkan anomali  OLR (Outgoing Longwave Radiation), MJO (Madden-Julian Oscillation), dan aktivitas gelombang ekuator mengindikasikan kecenderungan peningkatan aktivitas konvektif.

Terutama di wilayah Sumatra bagian utara, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Pesisir Timur Sulawesi, Laut Banda, Laut Arafuru, Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTT, Laut Timor, Laut Maluku, Laut Seram, Maluku, dan sebagian besar Pulau Papua.

BMKG mengatakan peningkatan aktivitas konvektif tersebut diprakirakan diperkuat oleh aktifnya MJO secara spasial pada 27-28 Maret 2026, gangguan fenomena MJO secara spasial diprakirakan aktif di wilayah Samudera Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Nias, Laut Arafuru, sebagian besar Pulau Papua dan Perairan utara utara Papua.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BMKGCurah HujanDinamika AtmosferLa Nina
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Hujan Mengguyur Berbagai Wilayah Indonesia 27 Maret Hingga 2 April

Next Post

Siklon Tropis Narelle Mulai Melemah di Utara Perth, Australia

Postingan Terkait

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

13 Juli 2026
Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

13 Juli 2026

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Badai Tropis Haishen Terbentuk di Dekat Pulau Yap

Hujan yang Dibawa Topan Bavi Meluas di Daratan Cina, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Dievakuasi

Badai Tropis Bavi Menuju Laut Kuning

UNG Perkuat Kapasitas Bidang Kesehatan dan Kebencanaan

Kampus Bukan Hanya Fokus Capaian Akademik, Penting Memperhatikan Kondisi Mental Mahasiswa

Next Post
Siklon Tropis Narelle Mendarat Dekat Coral Bay, Australia Barat

Siklon Tropis Narelle Mulai Melemah di Utara Perth, Australia

TERBARU

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Badai Tropis Haishen Terbentuk di Dekat Pulau Yap

Hujan yang Dibawa Topan Bavi Meluas di Daratan Cina, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Dievakuasi

Badai Tropis Bavi Menuju Laut Kuning

AmsiNews

REKOMENDASI

6 Jenis Mamalia Laut Tercatat Saat Monitoring

Petunjuk Menghadapi Covid-19 di Laut

Sengketa Karya Jurnalistik Ranah Dewan Pers, Gugatan Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terhadap Tempo Ditolak PN Jaksel

Perampasan Ruang Laut dan Pesisir Mengancam Keberlanjutan Ekologis

Hiu Megamouth Tercatat Pertama Kali Ditemukan di Pulau Nain, Sulawesi Utara

Radius Angin Kencang Topan Gaemi Mencakup Taiwan, Cina, Filipina dan Jepang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.