Senin, Juni 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Alami Degradasi, Hutan Mangrove Indonesia Masih Bisa Diandalkan

redaksi
29 Oktober 2020
Kategori : Berita
0
Vegetasi Hutan Mangrove di Indonesia Sebanyak 202 Jenis, Spesifik 47

Daun dan buah tumbuhan mangrove Sonneratia. FOTO: DARILAUT.ID

Dengan kata lain, sekitar 69 persen dari pencapaian target NDC Indonesia adalah sektor kehutanan yang luasnya mencapai 94,1 juta hektare.

Menurut Belinda, bekerja dengan alam adalah strategi yang paling pas dengan modalitas yang dimiliki Indonesia.

Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Herlina Hartanto, mengatakan, YKAN mendukung upaya KLHK untuk mencapai NDC melalui kajian-kajian ilmiah untuk mengetahui strategi yang memiliki potensi mitigasi terbesar sekaligus efektif biaya.

Analisa biaya ini penting karena upaya mitigasi memerlukan biaya yang tidak sedikit dan masih besarnya kesenjangan dari sisi pendanaan untuk memenuhi target penurunan emisi Indonesia di tahun 2030.

Menurut Herlina, solusi iklim alami merupakan serangkaian upaya mitigasi berbasis alam yang mencakup perlindungan hutan dan lahan basah, perbaikan pengelolaan hutan, serta restorasi ekosistem hutan, gambut, dan mangrove.

Indonesia bersama tiga negara tropis lainnya (Brasil, Kongo dan India) dapat menyumbang lebih dari setengah dari potensi penurunan emisi. Indonesia sendiri memiliki potensi terbesar, dengan kemampuannya menekan emisi karbon sekitar 1,4 Gton CO2e/tahun.

Nara sumber lain dalam diskusi “Solusi Iklim dari Alam untuk Alam” ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur Ence Ahmad Rafiddin Rizal.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: KLHKMangroveMitigasi BencanaPerubahan Iklim
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Libur Nasional, Tol Laut dan Logistik Berjalan Normal

Next Post

Produktivitas Publikasi Ilmiah dan Inovasi Indonesia Perlu Ditingkatkan

Postingan Terkait

Mekkhala Makin Menguat, Berpotensi Menjadi Topan Super di Laut Filipina

Mekkhala Makin Menguat, Berpotensi Menjadi Topan Super di Laut Filipina

22 Juni 2026
Kondisi Gerah di Indonesia Bukan Gelombang Panas

Tahun 2025 Rekor Baru Kandungan Panas Laut di Kawasan Asia

22 Juni 2026

Asia Mengalami Pemanasan Lebih Cepat

Panas, Banjir dan Gelombang Panas Meluas di Asia Tahun 2025

WMO Menyoroti  Siklon Senyar dan Curah Hujan di Asia

Topan Mekkhala Menguat di Laut Filipina, Akan Berbelok di Tenggara Taiwan

Kerja Sama UNG dan Pemerintah Parigi Moutong Berfokus pada Program Afirmasi Fakultas Kedokteran

Pengunjung Hiu Paus Botubarani Membludak di Akhir Pekan, Senin Antrian 232 Orang

Next Post
Hiu Paus dan Gua Bawah Laut di Botubarani

Produktivitas Publikasi Ilmiah dan Inovasi Indonesia Perlu Ditingkatkan

Komentar tentang post

TERBARU

Mekkhala Makin Menguat, Berpotensi Menjadi Topan Super di Laut Filipina

Tahun 2025 Rekor Baru Kandungan Panas Laut di Kawasan Asia

Asia Mengalami Pemanasan Lebih Cepat

Panas, Banjir dan Gelombang Panas Meluas di Asia Tahun 2025

WMO Menyoroti  Siklon Senyar dan Curah Hujan di Asia

Topan Mekkhala Menguat di Laut Filipina, Akan Berbelok di Tenggara Taiwan

AmsiNews

REKOMENDASI

Tiga Minggu Banjir Menggenangi Kota Palangkaraya, Lima Warga Tenggelam

Ini Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo

Kapal Tanker Filipina Muat 1,4 Ton Minyak Tenggelam di Teluk Manila

Viral, Kima Raksasa Ukuran Satu Meter di Taliabu

Kasus Lahan Terkontaminasi Limbah B3 Terindikasi Meningkat

Gelombang Panas Bahaya Alam Paling Mematikan, WMO Memperkuat Peringatan Dini Kesehatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.