Sesuai dengan protokol kesehatan dan guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 PLP Tanjung Uban dibantu petugas karantina langsung melakukan rapid test terhadap seluruh kru kapal atau ABK Kapal Great Marine.
Tubrukan Kapal
Sebelumnya, pada Kamis (14/1) sebuah kapal tongkang berukuran GT. 1666 tujuan Tuas Singapura mengalami kecelakaan di Kepulauan Riau.
Kabid Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun, Capt Herbert mengatakan kapal tongkang bernama PCF 2402 bermuatan debu granite sejumlah 4053 Ton yang ditarik oleh kapal TB Indah Laut 2201 ini bertubrukan dengan kapal MV Segero.
Herbert mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun tongkang PCF 2402 mengalami kerusakan pada bagian lambung kiri bagian tengah. Haluan MV Segero melekat pada lambung kiri bagian tengah tongkang PCF 2402.
Lokasi kejadian di dalam TSS Selat Singapura di Crossing Area East Bound Lane (± 3,6 NM sebelah timur Pulau Karimun Kecil).
Tidak lama setelah terjadi tubrukan kedua kapal bergerak keluar dari TSS ke arah Selatan agar tidak menghambat kapal-kapal yang berlalu lintas di dalam TSS.
Pascakejadian tersebut kapal patroli KSOP Tanjung Balai Karimun KN P-352 ke lokasi untuk melakukan pengamatan secara visual. Kemudian mengendalikan keselamatan pelayaran di lokasi dengan mengarahkan kapal MV Segero, TB Indah Laut 2201 dengan Tongkang PCF2402 untuk bergerak di perairan yang lebih aman yaitu di area STS Tanjung Balai Karimun.





Komentar tentang post