Darilaut – Bukan lantaran ombak Teluk Tomini yang membuat pondasi shelter sortir & pengepakan ikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, amblas.
Pondasi yang masih baru itu mengalami penurunan karena aliran alami (sungai kecil) yang meluap.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat ini sedang memperbaiki pondasi yang amblas tersebut.
”Untuk perbaikan perbaikan dinding penahan tanah dua sisi yang mengalami amblas sudah dikerjakan dengan penguatan sloop beton,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Dr. Aryanto Husain, Senin (1/6).
Menurut Aryanto, direncanakan masih akan ada perbaikan bagian lantai aliran sungai untuk meminimalisir dinding penahan tergerus air sungai.
”Hanya saja menunggu posisi surut terendah” yang diperkirakan minggu ini, ”progress lebih cepat,” ujar Aryanto.
Presiden RI Prabowo Subianto telah meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, pada Sabtu (9/5).
Seminggu setelah Presiden Prabowo meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, pada 9 Mei 2026, pondasi tersebut mengalami penurunan.
”Ini bukan karena ombak, tapi aliran air dari pegunungan di atas Ololalo,” kata ketua kelompok nelayan di Leato Selatan, Eni S Nani (71 tahun).




