Selain itu, pada tahun 2021 tenaga kesehatan di layanan membantu pemberian vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat.
Pada tahun 2022 dilaporkan sebanyak 52.955 kasus HIV dan 9.341 kasus AIDS.
Sementara itu, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) HIV masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global utama, yang sejauh ini telah merenggut 40,4 juta [32,9–51,3 juta] nyawa dengan penularan yang terus berlanjut di semua negara secara global. Beberapa negara melaporkan tren peningkatan infeksi baru, padahal sebelumnya mengalami penurunan.
Diperkirakan terdapat 39,0 juta [33,1–45,7 juta] orang yang hidup dengan HIV pada akhir tahun 2022, dua pertiganya (25,6 juta) berada di Wilayah Afrika WHO.
Pada tahun 2022, 630.000 [480.000–880.000] orang meninggal karena penyakit terkait HIV dan 1,3 juta [1,0–1,7 juta] orang tertular HIV.
Menurut WHO, tidak ada obat untuk infeksi HIV. Namun, dengan adanya akses terhadap pencegahan, diagnosis, pengobatan dan perawatan HIV yang efektif, termasuk infeksi oportunistik, infeksi HIV telah menjadi kondisi kesehatan kronis yang dapat dikelola, sehingga memungkinkan orang yang hidup dengan HIV untuk berumur panjang dan sehat.
WHO, Global Fund, dan UNAIDS semuanya memiliki strategi HIV global yang selaras dengan target SDG 3.3 untuk mengakhiri epidemi HIV pada tahun 2030.




