Kamis, Mei 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Anggaran Penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Kurang Memadai

redaksi
26 Juni 2018
Kategori : Berita
0
Anggaran Penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Kurang Memadai

Perda tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Sulawesi Utara ditetapkan tahun 2017.

Jakarta – Anggaran untuk penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) di daerah masih kurang memadai. Hal ini yang menyebabkan salah satu kendala dalam penyusunan RZWP3K.

“Anggaran penyusunan RZWP3K Provinsi dari daerah tidak tersedia atau kurang memadai,” kata Kepala Sub Direktorat Zonasi Daerah Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr Krishna Samudra, S.Pi. M.Si, Selasa (26/6).

Hingga pertengahan tahun 2018 ini, baru delapan provinsi yang telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang RZWP3K. Masih terdapat 26 provinsi dalam proses penyusunan dan penetapan.

Provinsi Sulawesi Utara, misalnya, telah menetapkan Perda tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil pada 2017 lalu. Perda ini bernomor 1 Tahun 2017.

Menurut Krishna, permasalahan lainnya yang menjadi kendala penyusunan RZWP3K adalah proses lelang yang terikat dengan mekanisme proyek. Selain itu, kurangnya data dan informasi pesisir dan laut yang dibutuhkan di daerah. Apalagi, masih sulit memperoleh beberapa peta tematik dari Kementerian/Lembaga.

Di daerah, kata Krishna, masih terbatas kemampuan personal (sumberdaya manusia) dalam mengawal penyusunan RZWP3K. Di sisi lain, terjadi pergantian pejabat pelaksana penyusunan RZWP3K. Fasilitator atau tenaga ahli di daerah dalam penyusunan RZWP3K juga masih terbatas.

Kendala lainnya, penyusun cukup lama dan belum optimalnya rapat kelompok kerja, serta diskusi kelompok terfokus. Konsultasi publik yang terkait kesepakatan dan persetujuan dokumen, serta peta dan Ranperda RZWP3K juga belum optimal. Selanjutnya, belum ada batasan waktu pembahasan peraturan daerah di DPRD.*

Tags: KKPRZWP3KZonasi
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

Delapan Provinsi Telah Menetapkan Perda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir

Next Post

Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Gorontalo Masih Pembahasan di DPRD

Postingan Terkait

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

6 Mei 2026
Pembatasan Pemberitaan Bencana Sumatra Terjadi Secara Masif dan Sistematis

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

6 Mei 2026

Potensi Hujan di Bulan Mei

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Next Post
Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Gorontalo Masih Pembahasan di DPRD

Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Gorontalo Masih Pembahasan di DPRD

Komentar tentang post

TERBARU

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

Potensi Hujan di Bulan Mei

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

AmsiNews

REKOMENDASI

Tol Laut untuk Pulau-pulau Kecil dan Terpencil di Teluk Tomini

Ini Status Izin Kapal yang Dikeluhkan Nelayan Gorontalo

Paus Right, Beberapa Kapal Menolak Aturan Pembatasan Kecepatan

Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi, Zona Rekomendasi Diperluas

Hasil Autopsi, Paus Pembunuh Makan Hati Hiu Putih Besar

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.