Selasa, Mei 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Anoa di Pulau Sulawesi Tersisa 2500 Individu

redaksi
6 Februari 2023
Kategori : Berita, Konservasi
0
Anoa di Pulau Sulawesi Tersisa 2500 Individu

Anoa gunung (Bubalus quarlesi). FOTO: ABDUL HARIS MUSTARI

Selain hutan primer, anoa dapat dijumpai di hutan sekunder dan hutan yang berbatasan dengan kebun untuk mencari makan. Namun satwa ini akan selalu menjadikan hutan primer sebagai tempat berlindung tetapnya (cover).

Menurut Mustari anoa sering mengunjungi sumber air panas dan sumber air mineral atau belerang.

Penyebaran alami anoa dapat dijumpai di kawasan konservasi dan hutan di Pulau Sulawesi seperti di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan, serta Pulau Buton.

Anoa sering mengunjungi sumber air panas dan sumber air mineral atau belerang.

Anoa dataran rendah (Bubalus Depressicornis). FOTO: ABDUL HARIS MUSTARI

Dalam Manual Identifikasi dan Bio-Ekologi Spesies Kunci di Sulawesi (2020) Mustari menjelaskan anoa termasuk satwa ruminansia browser. Hewan ini lebih banyak memakan dedaunan daripada rerumputan.

Hasil penelitian Mustari (1995, 2003, 2019) menunjukkan bahwa di alam, anoa mengonsumsi lebih 140 spesies tumbuhan; jenis makanan anoa terutama tumbuhan dikotil (70%) yaitu daun lebar serta berbagai jenis tumbuhan bawah dan liana.

Anoa juga memakan tumbuhan monokotil seperti berbagai jenis rumput, bambu, dan berbagai jenis buah yang jatuh ke lantai hutan seperti buah kayu hitam (Diospyros malabarica, D. celebica), berbagai jenis beringin (Ficus spp), dongi (Dillenia serrata, D.ochreata, D.celebica), rao (Dracontomelon
mangiferum, D.dao
), huhubi (Artocarpus dasyphyllus), kase (Chisoceton ceramicus), matoa (Pometia pinnata), daun, pucuk, dan rebung bamboo (Bambusa spp.), dan sukun hutan (Artocarpus sp.).

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Abdul Haris MustariAnoaAnoa Dataran RendahAnoa GunungBKSDAKonservasiSulawesi
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Bayi Anoa Lahir di Manado

Next Post

Cara Membedakan Anoa Dataran Rendah dan Gunung

Postingan Terkait

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

19 Mei 2026
WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

19 Mei 2026

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Masih Berpotensi Hujan

Hujan Berpotensi Terjadi di Indonesia Saat El Niño Condition

Banjir Melanda 10 Kelurahan di Kota Gorontalo

Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

Penggunaan Pasir Berlebihan Mengancam Ekosistem dan Mata Pencaharian

Program Studi S1 Ilmu Lingkungan UNG Meraih Akreditasi Baik dari BAN-PT

Next Post
Anoa di Pulau Sulawesi Tersisa 2500 Individu

Cara Membedakan Anoa Dataran Rendah dan Gunung

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Masih Berpotensi Hujan

Hujan Berpotensi Terjadi di Indonesia Saat El Niño Condition

Banjir Melanda 10 Kelurahan di Kota Gorontalo

Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Zelia Meningkat Cepat Menjadi Kategori 3 di Dekat Australia Barat

Nantikan Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Indonesia di Akhir Juli

Parameter Iklim Masa Lampau Terekam Dalam Arsip Alam

Suharso Monoarfa: Tata Ulang TPI dan Bangun Pasar Ikan Internasional

Bibit Siklon Tropis 90S Sedang Berkembang di Selatan Jawa

BNPB Imbau Warga Waspada Banjir dan Rob

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.