Untuk membalikkan tren ini, organisasi kesehatan global mengeluarkan seruan ke semua negara untuk menerapkan rencana pengurangan natrium.
Begitu pula kepada produsen untuk menerapkan target pengurangan natrium yang ambisius dalam produk mereka.
Risiko Teratas
Garam kaya akan natrium. Namun, sekarang dikonsumsi secara berlebihan di seluruh dunia sehingga merugikan kesehatan secara keseluruhan.
Natrium termasuk nutrisi penting. Akan tetapi, meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kematian dini bila dimakan berlebihan.
Asupan rata-rata global diperkirakan 10,8 gram per hari, lebih dari dua kali lipat rekomendasi WHO yaitu kurang dari 5 gram, atau satu sendok teh, setiap hari.
Sumber utama natrium adalah garam meja atau table salt (natrium klorida), tetapi juga terkandung dalam bumbu lain seperti natrium glutamat.
Makan terlalu banyak menjadi faktor risiko teratas untuk diet dan kematian terkait gizi.
Lebih banyak bukti muncul yang mendokumentasikan hubungan antara asupan natrium yang tinggi dan peningkatan risiko kondisi kesehatan lainnya seperti kanker lambung, obesitas, osteoporosis, dan penyakit ginjal.
Sumber: News.un.org





Komentar tentang post