Sabtu, September 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Asupan Natrium Berlebihan Penyebab Utama Kematian

redaksi
10 Maret 2023
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Asupan Natrium Berlebihan Penyebab Utama Kematian

Garam meja atau table salt mengandung natrium klorida yang tinggi. FOTO: DARILAUT.ID

Untuk membalikkan tren ini, organisasi kesehatan global mengeluarkan seruan ke semua negara untuk menerapkan rencana pengurangan natrium.

Begitu pula kepada produsen untuk menerapkan target pengurangan natrium yang ambisius dalam produk mereka.

Risiko Teratas

Garam kaya akan natrium. Namun, sekarang dikonsumsi secara berlebihan di seluruh dunia sehingga merugikan kesehatan secara keseluruhan.

Natrium termasuk nutrisi penting. Akan tetapi, meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kematian dini bila dimakan berlebihan.

Asupan rata-rata global diperkirakan 10,8 gram per hari, lebih dari dua kali lipat rekomendasi WHO yaitu kurang dari 5 gram, atau satu sendok teh, setiap hari.

Sumber utama natrium adalah garam meja atau table salt (natrium klorida), tetapi juga terkandung dalam bumbu lain seperti natrium glutamat.

Makan terlalu banyak menjadi faktor risiko teratas untuk diet dan kematian terkait gizi.

Lebih banyak bukti muncul yang mendokumentasikan hubungan antara asupan natrium yang tinggi dan peningkatan risiko kondisi kesehatan lainnya seperti kanker lambung, obesitas, osteoporosis, dan penyakit ginjal.

Sumber: News.un.org

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: GaramNatrium KloridaPenyakit JantungStrokeTable SaltWHO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Rekayasa Ikan Secara Genetik, Polisi Tokyo Menangkap 5 Orang Pelaku

Next Post

9 Negara Memiliki Kebijakan Mengurangi Asupan Natrium

Postingan Terkait

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

5 September 2026
Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

5 September 2026

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Next Post
9 Negara Memiliki Kebijakan Mengurangi Asupan Natrium

9 Negara Memiliki Kebijakan Mengurangi Asupan Natrium

Komentar tentang post

TERBARU

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Ini 6 Rekomendasi LIPI Untuk Hidup Beradaptasi dengan Covid-19

Makanan Hewan yang Dijual di Singapura Berasal dari Hiu

Intensitas Siklon Tropis Bakung Setara Topan di Barat-Barat Laut Kepulauan Cocos

Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, UNG Komitmen Mengawal Proses Seleksi Nasional

Bibit Siklon Tropis 96S di Dekat Kepulauan Cocos Berdampak Gelombang Tinggi di Selatan Jawa

Lebih Dari 90% Lautan Pernah Mengalami Kondisi Gelombang Panas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.