Ini adalah prioritas utama WMO (World Meteorological Organization) untuk meningkatkan investasi dalam sistem pengamatan dasar di Afrika, serta untuk menyelamatkan dan mengarsipkan data cuaca historis.
Studi ini dilakukan oleh 22 peneliti sebagai bagian dari kelompok Atribusi Cuaca Dunia, termasuk ilmuwan dari universitas dan badan meteorologi di Prancis, Madagaskar, Mozambik, Belanda, Selandia Baru, Afrika Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat.
Sumber: WMO





Komentar tentang post