Senin, Oktober 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Malakas Jadi Topan yang Sangat Kuat di Laut Filipina

redaksi
13 April 2022
Kategori : Berita
0
Gelombang Laut Hingga 4 Meter, Topan Malakas Berjarak 1960 km Dari Tahuna

Satelit Enhanced RealVue™ AccuWeather Selasa malam, waktu setempat, menunjukkan Topan Malakas di barat laut Guam, sementara sirkulasi Megi tetap ada di Filipina. GAMBAR: ACCUWEATHER

Darilaut – Malakas telah berkembang menjadi topan yang sangat kuat (Very Strong Typhoon) di Laut Filipina, Samudra Pasifik, Rabu (13/4).

Layanan satelit Zoom.earth menginformasikan Malakas dengan kecepatan maksimum 215 km per jam dan tekanan udara minimum 939 mb.

Menurut Pusat Peringatan Bersama Siklon Tropis (JTWC) Malakas dengan nama Filipina Basyang, terletak 887 km selatan-barat daya Iwo To, dan telah bergerak ke timur laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot) selama 6 jam terakhir.

Tidak ada perubahan prakiraan yang signifikan di jalur Malakas. Sistem akan terus berakselerasi ke arah timur laut selama durasi periode prakiraan.

Area Tekanan Rendah Agaton telah melebur dengan Malakas. Setelah lepas dari daratan (pulau) dan masuk kembali ke Laut Filipina, Agaton (nama internasional Megi) berasimilasi dengan Malakas (nama Filipina Basyang).

Dengan tipe Very Strong Typhoon (ST) diperkirakan Malakas sudah mencapai puncaknya. Tinggi gelombang maksimum 11,6 meter (38 feet).

Dalam waktu dekat, intensitas diperkirakan akan tetap stabil selama 12 jam ke depan. Tetapi akan menurun tajam dalam 24 jam karena udara kering di barat mulai memasuki inti sistem.

Dalam 36 jam, sistem mulai terlepas dan mempercepat tren pelemahan. Secara bersamaan sistem mulai berinteraksi dengan zona baroklinik di utara, menandai dimulainya transisi ekstratropis (ETT).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: JTWCLaut FilipinaSamudra PasifikSiklon Tropis
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Diperparah Perubahan Iklim, Topan Mematikan Awal Tahun Ini Melanda Afrika

Next Post

Badai di Afrika Tenggara, Lebih Dari 1 Juta Orang Terkena Dampak, 230 Meninggal Dunia

Postingan Terkait

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

12 Oktober 2026
Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

12 Oktober 2026

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Topan Nolo Terus Melemah Menjadi Depresi Tropis di Timur Tenggara Tokyo

Variasi Baru Budidaya Udang Air Payau dan Menanam Padi di Lahan yang Sama di Delta Mekong

Naiknya Permukaan Laut Diperparah El Niño di Delta Mekong

Next Post
Badai di Afrika Tenggara, Lebih Dari 1 Juta Orang Terkena Dampak, 230 Meninggal Dunia

Badai di Afrika Tenggara, Lebih Dari 1 Juta Orang Terkena Dampak, 230 Meninggal Dunia

Komentar tentang post

TERBARU

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Topan Nolo Terus Melemah Menjadi Depresi Tropis di Timur Tenggara Tokyo

AmsiNews

REKOMENDASI

IDC 2025: Di Era AI, Newsroom Tetap Tak Tergantikan

Gempa NTT, BMKG Catat 1624 Aftershock

KPU Gorontalo Utara Distribusi Logistik Pilkada

Pelajaran Penting Dari Gempa Majene dan Mamuju

5 Kunci Menghasilkan Cabai Terbaik

Ratusan Juta Orang di Belahan Bumi Utara Bersiap Menghadapi Bulan Terpanas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.