Akhona Mfencane, warga Isiphingo lainnya, yang mencari perlindungan di sebuah pusat komunitas, mengatakan melarikan diri dari rumahnya setelah banjir dan dia tidak punya apa-apa.
Hingga Kamis, Mfencane masih menunggu bantuan dari pemerintah.
“Tempat itu selalu banjir, tapi kali ini lebih buruk, kami belum pernah melihatnya seperti itu sebelumnya,” kata Mfencane.
Perubahan Iklim
Pantai tenggara Afrika berada di garis depan sistem cuaca laut yang diyakini para ilmuwan memburuk karena pemanasan global. Mereka memperkirakan situasi akan menjadi jauh lebih buruk dalam beberapa dekade mendatang.
Presiden Cyril Ramaphosa, yang mengunjungi provinsi itu pada hari Rabu, menggambarkan “bencana dengan proporsi yang sangat besar,” sembari menambahkan bahwa itu “jelas merupakan bagian dari perubahan iklim”.
“Kami tidak lagi dapat menunda apa yang perlu kami lakukan, langkah-langkah yang perlu kami ambil untuk menghadapi perubahan iklim. Kemampuan manajemen bencana kami harus berada pada tingkat yang lebih tinggi,” Ramaphosa mengatakan kepada orang banyak di kotapraja Ntuzuma di Durban, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Badai
Mengutip France24/AFP, ahli cuaca mengatakan tingkat hujan apokaliptik terjadi di wilayah itu selama beberapa hari, dalam rekor badai terbesar di Afrika Selatan.





Komentar tentang post