Kerugian mencakup rumah terdampak 4.202 unit, tempat usaha mikro 82, tempat ibadah 13, sekolah 9, kantor pemerintah 8, fasilitas kesehatan 3, fasilitas umum 2 dan pasar 1.
Kerusakan infrastruktur meliputi jalan sepanjang 12,8 km, jembatan 9 unit, pipa air bersih 100 m dan bendungan irigasi 2 unit.
BPBD Luwu Utara mencatat akses Jalur poros Masamba – Baebunta, Jalan Poros di Kecamatan Sabbang menuju Desa Malimbu masih tertimbun lumpur dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.
Kerusakan lahan produktif mencakup 219 hektar lahan pertanian dan 241 hektar lahan sawah.
Upaya penanganan darurat lain yang dilakukan dengan pendirian dapur umum yang tersebar di enam titik.
Pusat Pengendali Operasi BNPB juga memonitor genangan banjir di wilayah pemukiman Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara hingga Selasa (21/7).
Terdapat 1.154 KK atau 4.046 jiwa yang mengungsi. BPBD setempat mencatat tinggi genangan air bervariasi hingga 2,3 meter.
Sebelumnya, pada bulan Juni, banjir di Pulau Sulawesi meluas di beberapa daerah seperti di Bone Bolango dan Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, serta di Bantaeng dan Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Pada bulan Maret, sejumlah tempat di Pulau Sulawesi yang dilanda banjir seperti di Kabupaten Gorontalo dan Gorontalo Utara (Provinsi Gorontalo), di Kabupaten Poso (Sulawesi Tengah), serta Kabupaten Bolaang Mongondow dan Bolaang Mongondow Utara (Sulawesi Utara).*





Komentar tentang post